INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Waket II DPR Papua Tengah Apresiasi Kunjungan Gubernur ke Dogiyai dan Deiyai

Waket II DPR Papua Tengah Apresiasi Kunjungan Gubernur ke Dogiyai dan Deiyai

(Waket II DPR Papua Tengah Apresiasi Kunjungan Gubernur ke Dogiyai dan Deiyai)
(Waket II DPR Papua Tengah Apresiasi Kunjungan Gubernur ke Dogiyai dan Deiyai)

Nabire, Wakil Ketua II DPR Provinsi Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus Izaach Suripatty, M.Si., memberikan apresiasi terhadap kunjungan kerja perdana Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa ke Kabupaten Dogiyai dan Kabupaten Deiyai.

Menurut Suripatty, kunjungan tersebut memiliki makna strategis karena gubernur tidak datang hanya bersama jajaran pemerintah provinsi. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Tengah turut hadir untuk melihat langsung kondisi serta mendengarkan aspirasi masyarakat.

Apresiasi itu disampaikan Suripatty kepada awak media melalui sambungan komunikasi, Rabu (9/9/2026).

Suripatty menilai keterlibatan berbagai unsur pimpinan daerah menunjukkan adanya keseriusan pemerintah provinsi dalam membangun komunikasi lintas lembaga sekaligus memperkuat koordinasi pembangunan di Papua Tengah.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan antara lain melibatkan Ketua DPR Provinsi Papua Tengah, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Danrem, Kapolda, serta Kabinda Papua Tengah.

“Saya apresiasi Pak Gubernur dalam kunjungannya ke Kabupaten Dogiyai dan Kabupaten Deiyai. Beliau bukan sendiri dan beberapa pejabat yang ada di lingkungan eksekutif, tetapi bisa bersama-sama dengan unsur Forkopimda Papua Tengah lengkap,” kata Suripatty.

Menurut dia, pola kunjungan seperti itu memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai situasi di daerah. Aspirasi masyarakat, kata dia, tidak cukup hanya dipahami melalui pemberitaan atau perkembangan di media sosial, tetapi perlu didengar secara langsung.

Suripatty juga melihat kedekatan Gubernur Meki Nawipa dengan wilayah Dogiyai dan Deiyai menjadi salah satu alasan pentingnya perhatian terhadap kedua daerah tersebut.

“Ini menunjukkan bahwa sebagai seorang putra Mee, beliau sangat peduli dengan Kabupaten Dogiyai dan Kabupaten Deiyai,” ujarnya.

Suripatty mengatakan Dogiyai dan Deiyai memiliki posisi penting dalam pembangunan Papua Tengah. Kedua kabupaten tersebut dinilai memiliki kontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari sumber daya manusia, pendidikan, kehidupan keagamaan hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia turut menyinggung potensi komoditas lokal, salah satunya kopi Moanemani yang selama ini telah dikenal luas sebagai salah satu produk dari wilayah Papua Tengah.

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap potensi lokal perlu diikuti dengan penguatan ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung.

Sejumlah bantuan yang diberikan dalam rangkaian kunjungan gubernur juga dinilai mencerminkan upaya pemerintah memperkuat kapasitas masyarakat. Salah satunya bantuan kendaraan roda dua yang dapat digunakan sebagai sarana usaha ojek sehingga membuka peluang tambahan pendapatan bagi penerima.

Masyarakat Diminta Jaga Keamanan

Di tengah berbagai program pembangunan, Suripatty mengingatkan masyarakat Dogiyai dan Deiyai agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

Ia menilai situasi yang aman dan kondusif menjadi salah satu prasyarat agar program pemerintah dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Saya berharap kepada masyarakat di kedua kabupaten yang beliau kemarin kunjungi untuk tetap bersinergi menjaga situasi dan kondisi keamanan yang kondusif,” katanya.

Suripatty juga mengajak masyarakat dan pemerintah mengedepankan dialog apabila muncul persoalan. Menurutnya, komunikasi terbuka dapat menjadi jalan untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus mencari solusi bersama.

“Kalau ada hal-hal yang misalnya kurang jelas, mari kita duduk, kita diskusi bersama. Saya pikir itu solusi yang paling baik,” tuturnya.

Sinergi Jadi Kunci Pembangunan

Selain mengapresiasi kunjungan gubernur, Suripatty menyampaikan penghargaan kepada Bupati Dogiyai Yudas Tebai dan Bupati Deiyai Melkianus Mote atas kesiapan pemerintah kabupaten dalam menyambut agenda tersebut.

Ia berharap suasana kebersamaan yang terbangun tidak berhenti pada momentum kunjungan, tetapi terus diperkuat melalui kerja sama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, DPRP, MRP, Forkopimda dan masyarakat.

Bagi Suripatty, pembangunan Papua Tengah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Tujuan akhirnya bukan sekadar menjalankan program pemerintah, melainkan memastikan masyarakat memperoleh manfaat dan peningkatan kesejahteraan.

“Hanya dengan saling bergandengan tangan saja, kita bisa memikul beban yang berat ini. Ibarat orang bijak sampaikan, ringan sama-sama kita jinjing, berat sama-sama kita pikul,” ujarnya.

Ia berharap kebersamaan tersebut dapat menjadi fondasi pembangunan jangka panjang sehingga manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya oleh masyarakat saat ini, tetapi juga generasi mendatang.

“Suasana yang sangat-sangat baik ini perlu kita jaga dan kita pupuk terus. Dengan demikian saya yakin bahwa saatnya nanti, kalau mungkin bukan kita, anak cucu kita akan menikmati apa yang kita lakukan pada saat ini,” pungkas Suripatty.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.