Tutup Liga 4, Gubernur Meki Nawipa: Siapapun Juaranya, Mereka adalah Perwakilan Papua Tengah
Mimika, 17 Oktober 2026 – Persipani Paniai mengukuhkan diri sebagai juara Liga 4 Regional Papua Tengah musim 2025/2026 usai mengalahkan Persipuncak Puncak Cartenz dengan skor 2-0 di partai final yang berlangsung di Stadion Wania Imipi, Kabupaten Mimika, Selasa (17/3/2026).
Laga final yang berlangsung seru, itu sempat diwarnai kericuhan hingga ke luar lapangan, bahkan aksi pelemparan batu sempat terjadi di luar stadion, namun semua dapat diredam oleh aparat keamanan yang berjaga di sekitar lokasi.
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Liga 4 Regional Papua Tengah.
“Pertama kita mengucap syukur kepada Tuhan karena kegiatan pertandingan ini bisa selesai hari ini. Saya menyampaikan terima kasih banyak kepada seluruh panitia yang bekerja keras selama ini, termasuk wasit dan seluruh perangkat pertandingan,” ujarnya dalam sambutan.
Gubernur Meki juga menyampaikan apresiasi kepada para pemain dan manajer serta ofisial tim yang telah berlaga di Liga 4 2025/2026.
“Saya sampaikan terima kasih juga kepada seluruh tim, baik yang juara maupun yang tidak juara, tujuh tim di Papua Tengah, Puncak Jaya, Puncak, Intan Jaya, Mimika, Paniai, Deiyai dan Dogiyai. Terima kasih atas seluruh manajer, seluruh tim yang bergerak, pemain-pemain semuanya, simpatisan, suporter, terima kasih atas semuanya pada hari ini,” tuturnya.
Gubernur menegaskan, siapapun yang menang merupakan perwakilan dari Papua Tengah. Dan yang terpenting menurutnya, kedepan ada tim dari Provinsi Papua Tengah yang dapat berlaga di tingkatan liga yang lebih tinggi.
“Saya itu berpikir begini, siapa pun menang itu tidak apa-apa. Tetapi kita selama ini mendengar Persipura, dan itu punya Provinsi Papua. Kita mau Provinsi Papua Tengah ini maju ke Liga 3, Liga 2, dan Liga 1. Jadi mari kita sama-sama berdoa supaya pemain-pemain kita yang bagus ini, hari ini mereka main mewakili kabupaten-kabupaten, tapi mereka besok bisa bersatu untuk mewakili Provinsi Papua Tengah main di Liga 3, Liga 2, dan seterusnya di Liga Nasional ini,” ujarnya.
Gubernur Meki juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian pelemparan yang sempat terjadi.
“Saya mewakili masyarakat Papua Tengah menyampaikan terima kasih dan minta maaf kalau masyarakat ada lempar-lempar, itu hal yang biasa. Jadi saya juga mewakili masyarakat minta maaf atas semua ini,” ungkapnya.
Selanjutnya, Ketua Panitia Pelaksana Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah 2025/2026, Alfred Fredy Anouw, menyebut, kompetisi liga 4 bukan hanya sekadar pertandingan untuk mencari juara.
“Lebih dari itu, Liga 4 kali ini menjadi panggung lahirnya generasi pesepak bola baru Papua Tengah yang suatu saat dapat membawa nama daerah bersinar di tingkat nasional, bahkan di dunia,” katanya.
Kemudian, hal senada juga disampaikan oleh Sekjen PSSI Papua Tengah Muhammad Haikal, yang turut hadir.
Terakhir, Bupati Mimika Johannes Rettob selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih dan apresiasi sekaligus permohonan maaf apabila sekalu tuan rumah, masih ada kekurangan dalam pelaksanaan.
Kompetisi Liga 4 pun diakhiri dengan penyerahan trofi kepada Juara Persipani Paniai oleh Gubernur Meki, kemudian runner up Persipuncak Puncak Cartenz, dan tempat ketiga Persido Dogiyai.
Perlu diketahui, dalam ajang ini, tiga tim teratas yakni juara 1,2 dan 3, masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar 100, 70 dan 50 juta.
[Nabire.Net/Yosef Doo]



Leave a Reply