TPP ASN Jadi Sorotan, Pemprov Papua Tengah Perketat Disiplin dan Kehadiran
Nabire, 2 Januari – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyoroti penerapan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai belum berjalan optimal.
Hal tersebut disampaikan dalam apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Senin (02/01).
Staf Ahli II Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Lembaga Pembangunan, Herman Kayame, S.T., M.T., mengingatkan bahwa TPP diberikan berdasarkan delapan indikator, yakni prestasi kerja, beban kerja, risiko kerja, kondisi kerja, kelangkaan profesi, tempat bertugas, kepatuhan penyampaian LHKPN/LHKASN, serta disiplin dan kehadiran.
Menurutnya, masih lemahnya disiplin ASN menjadi salah satu penyebab TPP belum dirasakan maksimal. Oleh karena itu, penegakan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Papua Tengah di tahun 2026.
“Penegakan disiplin menjadi kunci agar sistem TPP berjalan adil dan berdampak pada peningkatan kinerja ASN,” pungkasnya.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]



Leave a Reply