Tokoh Pemuda Minta Pemprov Papua Tengah Aspal Lapangan Terbang di Wilayah 3T
Nabire, Pemerintah Provinsi Papua Tengah didorong segera memprogramkan pengaspalan lapangan terbang di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) guna memperlancar akses transportasi serta mempercepat pembangunan di daerah yang masih sulit dijangkau.
Dorongan tersebut disampaikan tokoh pemuda, Yohanes Piyaiyepai Magai, Kamis (22/10). Ia menilai, ketersediaan lapangan terbang dengan infrastruktur yang memadai menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat di sejumlah wilayah Papua Tengah.
Menurut Magai, masih terdapat lapangan terbang di kawasan 3T yang belum memiliki landasan beraspal. Kondisi ini perlu menjadi perhatian pemerintah daerah agar konektivitas antardaerah semakin baik dan pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan.
Ia berharap Pemprov Papua Tengah menjadikan pengaspalan lapangan terbang sebagai salah satu program prioritas pembangunan infrastruktur transportasi, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses melalui jalur darat.
Magai menilai, lapangan terbang memiliki peran strategis bagi masyarakat di daerah terpencil. Selain mempermudah mobilitas penduduk, infrastruktur tersebut dapat membantu menekan biaya logistik dan memperlancar distribusi kebutuhan pokok maupun hasil pertanian.
Keberadaan lapangan terbang juga penting untuk mendukung pelayanan kesehatan, khususnya ketika masyarakat membutuhkan evakuasi medis darurat ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.
Di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat, transportasi udara kerap menjadi penghubung utama masyarakat dengan pusat pelayanan pemerintahan, pendidikan, perdagangan, dan kesehatan.
Karena itu, Magai berharap pemerintah provinsi segera melakukan pendataan terhadap lapangan terbang yang membutuhkan peningkatan infrastruktur, menyusun skala prioritas, serta mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas lapangan terbang di kawasan 3T diharapkan mampu memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi mengenai jumlah lapangan terbang yang akan diaspal maupun jadwal pelaksanaan program tersebut.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar