TK & Playgroup Kristen Shekina Glory Terpadu Nabire Gelar Festival Budaya Nusantara
Nabire – Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang yang dimiliki oleh sebuah kelompok orang yang diwariskan dari generasi ke generasi yang terbentuk dari beberapa unsur, yakni: bahasa, suku, adat istiadat, pakaian, bangunan dan karya seni yang dapat dijadikan sebagai identitas unik dan ciri khas daerah.
Maka dari itu TK dan Playgroup Kristen Shekina Glory Terpadu kabupaten Nabire, Papua, menggelar acara Festival Budaya Nusantara, Jumat (28/02), sebagai kegiatan puncak tema “Kotaku” yang memiliki ragam budaya, mengingat sekelompok orang yang datang dan berdomisili di Nabire berasal dari berbagai suku dan daerah yang ada di bumi nusantara yaitu dari Sabang sampai Merauke.

Acara festival Nusantara digelar dan diikuti oleh seluruh murid Playgroup, TK-A dan TK-B yang berjumlah 190 anak dengan beragam suku dan budaya, dapat terselenggara dengan baik berkat dukungan Kepala Sekolah Playgroup dan Kepala Sekolah TK, orang tua murid, guru, staf & panitia yang merupakan team kreatif Shekina Glory terpadu dalam mensukseskan acara festival ini.

Selain membawa masakan khas daerah masing masing, lengkap beserta baju adat, acara juga dimeriahkan dengan penampilan tari tarian dari daerah masing masing yang diwakili oleh setiap kelas ; Playgroup menampilkan tarian Ginggangguly perwakilan dari suku Batak, TK A 1 tarian dari Sulawesi Utara, TK-A 2 tarian Marendeng Marampa dr Toraja, TK-A 3 tari Janger dari Bali, TK-B 1 tari Maumere dari NTT, TK- B2 tari Yamko Rambe Yamko dari Papua, TK- B3 tari Rasa sangane dari Maluku, TK-B4 tari Sajojo dari Papua dan diakhiri dengan lagu ” Tanah Papua” dan sebagai acara puncaknya adalah makan bersama orang tua dengan jamuan makan menu Nusantara.

Acara Festival budaya nusantara ini digelar di halaman sekolah TK Kristen Shekina Glory Terpadu pada hari jumat, 28 Februari 2020 jl. Kusuma bangsa yang dimulai pada pk 08.00 – 10.00 WIT bertujuan memperkenalkan ragam budaya, adat istiadat, suku, makanan khas daerah dan tarian kepada anak usia dini dengan menanamkan rasa cinta, menghargai, sikap toleransi terhadap budaya,suku, adat istiadat sendiri maupun budaya, suku, adat istiadat orang lain juga sebagai warisan kekayaan yang harus tetap dijaga dan dilestarikan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang dibumi Nusantara tercinta Indonesia.

[Nabire.Net/Lilis Sunaringtiyas S.Pd]



Leave a Reply