INFO NABIRE
Home » Blog » Tak Pernah Diperhatikan Dalam Hal Pelayanan Agama, Kementerian Agama Provinsi Papua Bantu Umat Budha Di Topo Jaya, Uwapa, Nabire

Tak Pernah Diperhatikan Dalam Hal Pelayanan Agama, Kementerian Agama Provinsi Papua Bantu Umat Budha Di Topo Jaya, Uwapa, Nabire

Puluhan Umat Budha, kampung Topo Jaya, Distrik Uwapa Kabupaten Nabire, Papua, tidak mendapatkan pelayanan agama dan keagamaan sesuai yang diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan. Hal ini dirasakan umat Budha sejak awal kedatangannya di kampung tersebut 22 tahun yang lalu (1995).

Jumlah Umat Budha Di Topo Jaya berdasarkan data dari Kementerian Agama Kabupaten Nabire kurang lebih 7 kepala keluarga dengan jumlah Umat Budha sebanyak 30 orang. Umat Budha di Desa Topo Jaya baru dapat diidentifikasi oleh Kementerian Agama setempat pada akhir tahun 2014. Hal ini dikarenakan letak dari desa Topo Jaya berada di daerah dataran sedang yaitu daerah antara pesisir pantai dan pedalaman, dan terletak di sebelah selatan Kota Nabire, Papua.

Distrik Uwapa memiliki luas wilayah 5.177,65 km, dan merupakan Distrik yang terluas diantara 21 Distrik lainnya dalam wilayah Pemerintah Kabupaten Nabire. Berdasarkan luas wilayah tersebut maka Distrik Uwapa memiliki tingkat kesulitan dalam pelayanan pemerintah yang sangat tinggi dikarenakan luas wilayah, jarak tempuh antara ibukota Distrik dan Kampung sangat jauh serta Kondisi geografis yang sangat sulit pula.

Setelah Umat Budha di kampung Topo Jaya dapat diidentifikasi oleh Kementerian Agama maka langkah cepat dilakukan Kementerian Agama dengan memberikan sentuhan kepada umat Budha disana lewat bantuan berupa satu bangunan rumah ibadah dan sekolah minggu Budha.

Bangunan rumah ibadah dan sekolah minggu Budha oleh umat Budha setempat diberi nama Cetiya Vimalakirti Dharma Manggala dan Sekolah Minggu Budda (SMB) Vimalakirti Dharma Manggala. Dan kamis lalu 16 maret 2017, diresmikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Jannus Pangaribuan, SH.MM.

Pada peresmian dua bangunan tersebut, Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Jannus Pangaribuan mengatakan, dimana saja kita berada tentu mewariskan sesuatu yang berharga buat kita seperti kali ini kami mewariskan dua buah bangunan yaitu Cetiya Vimalakirti Dharma Manggala dan Sekolah Minggu Budda (SMB) Vimalakirti Dharma Manggala ini untuk dirawat dan dikembangkan keberadaannya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, boleh kita lakukan apa yang pantas kita lakukan yang menjadi tanggung jawab kita kiranya Tuhan memberikan jawaban yang pas buat kita terkait apa yang kita kerjakan.

Jannus Pangaribuan sangat berharap kepada Kepala Distrik dan Kepala Kampung agar umat Budha yang ada di kampung Topo Jaya Distrik Uwapa ini dapat dirangkul dan dilibatkan secara langsung semua aktifitas yang terkait dengan konsep-konsep pembangunan bidang agama. Bangunan yang ada ini merupakan aset daerah ini atau umat Budha setempat. Sesuai dengan pepatah Dimanapun bumi dipijak distu langit dijunjung. Kita tetap menjaga keharmonisan antar umat beragama ditemat ini.

Harapan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama setelah meresmikan dua buah bangunan tersebut adalah harus mampu mengendalikan dan mencerdaskan umat, jangan mau terpengaruh dengan hal-hal yang tidak kita inginkan seluruh pemimpin disemua level pemerintah ditingkat Kampung, Distrik, Kabupaten. Kami dari Kementerian Agama termasuk dari Kantor Urusan Agama (KUA) yang melakukan upaya-upaya membangun konsep atau berpikir secara baik sesuai dengan ajaran agama. Tokoh-tokoh moderasi kita kedepankan yang memahami hal ini dan kita bersyukur dengan adanya perbedaan jangan dibangun konsep-konsep trimordialis. Tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Pembimas Budha Provinsi Papua, Darsini, SH.MM memberikan bantuan kepada pengelola Sekolah Minggu Budha (SMB) biaya operasional sebesar 50 Juta Rupiah untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

(Ed)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.