Tak Bisa Ambil Uang, Warga Intan Jaya Keluhkan Tutupnya Bank Papua

Intan Jaya, Menjelang perayaan Natal serta pencairan Dana Desa, pusat kabupaten Intan Jaya yakni Distrik Sugapa dipenuhi ribuan warga Intan Jaya.
Hari selasa dan Jumat adalah hari pasar di pusat kota itu. Dalam kesempatan itu pemuda perwakilan masyarakat kabupaten Intan Jaya, Lewis Belau mepertanyakan dimana keberadaan Pemkab Intan Jaya?
Selain itu ia juga menanyakan Bank Papua yang masih tutup, Padahal warga dan pejabat yang memiliki tabungan di Bank dan hendak mengambil uang natal, tidak bisa mengambil uangnya.
Oleh karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten Intan Jaya bisa berkoordinasi dengan Bank Papua agar operasional Bank tersebut kembali berjalan.
“Saya sebagai warga Intan Jaya yang mengeluhkan masih tutupnya Bank Papua berharap pemerintah bisa koordinasikan hal ini sehingga Bank Papua bisa buka kembali,”
Pihak keamanan dalam hal ini Polsek Sugapa juga menghimbau agar warga menjaga keamanan bersama, dan tidak mudah terprovokasi.
“Kalian yang baru datang dari kota lain jangan tahu-tahu di Sugapa. Kita sudah susah dan kita mau supaya tidak ada korban lagi di daerah Intan Jaya. Jadi kita semua mesti menjaga keamanan bersama”, tegas Kapolsek Sugapa.
Sementara itu, seorang tokoh pemuda Intan Jaya, Vicky Belau menegaskan juga untuk berjaga-jaga, hidup menjaga keluarga dan masing-masing menjaaga diri baik-baik.
“Kita sekarang sedang jaga diri kita masing-masing. Jadi tidak boleh bicara yang berkaitan dengan hal-hal lain; yang mengakibatkan jatuhnya korban lagi. Kita tidak mau jatuh korban lagi. Untuk itu kita jaga diri, keluarga dan kampung kita masing-masing”, tegas Vicky.
[Nabire.Net/Adolfius Sondegau,SS]
Tinggalkan Komentar