INFO PAPUA
Home » Blog » Sukses Gelar Pengobatan Massal di Intan Jaya, Ini Harapan Pokja MRP

Sukses Gelar Pengobatan Massal di Intan Jaya, Ini Harapan Pokja MRP

Sukses Gelar Pengobatan Massal di Intan Jaya, Ini Harapan Pokja MRP
(Sukses Gelar Pengobatan Massal di Intan Jaya, Ini Harapan Pokja MRP)

Intan Jaya, Bertempat di Aula Paroki Bilogai, kabupaten Intan Jaya, Senin (06/06/2022), telah dilaksanakan kegiatan Pengobatan Massal di kabupaten Intan Jaya.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Rakyat Papua (MRP), dipimpin oleh Ibu Sisca Abugau.

(Baca Juga : Pokja Perempuan MRP Berencana Gelar Pengobatan Massal di Intan Jaya)

Dalam kegiatan pengobatan masal tersebut, tim medis yang melayani pengobatan terdiri dari dua dokter putri asal Papua bersama tim medis dari Puskesmas Bilogai Sugapa dan tim medis dari klinik Bilogai.

Ibu Sisca Abugau dari MRP mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Intan Jaya dalam hal ini Kepala Distrik Sugapa dan aparat keamanan yang telah menjemput rombongan MRP.

(Baca Juga : Pokja MRP Papua Gelar Pengobatan Massal di Intan Jaya)

Anggota MRP asal suku Moni Intan Jaya itu menjelaskan, tujuan kedatangan mereka ke Intan Jaya untuk melayani warga masyarakat Intan Jaya yang sakit melalui pengobatan gratis.

“Kami MRP juga punya tugas untuk melayani masyarakat Papua. Kami ada di Sugapa sejak hari Sabtu 4 Juni 2022. Kami mengumumkan melalui gereja-gereja pada hari Minggu tentang akan dilaksanakan kegiatan pengobatan massal ini supaya masyarakat yang sakit bisa datang berobat. Dan syukur kepada Tuhan, pada hari ini Senin, 6 Juni 2022 banyak masyarakat sudah datang dan sukses terlaksananya pengobatan bagi masyarakat Intan Jaya ini. Kegiatan ini adalah satu kebijakan yang diambil oleh pansus HAM di lembaga MRP sesuai dengan tupoksi kerja kami masing-masing untuk melayani masyarakat,” beber Ibu Sisca Abugau.

(Baca Juga : Waka Polres Intan Jaya dan Kapolsek Sugapa Apresiasi Pengobatan Massal oleh Pokja MRP)

“Kami Majelis Rakyat Papua harap supaya pemerintah daerah tidak membiarkan masyarakat begitu saja. Karena dengan orang sehat maka pendidikan bisa jalan, kesehatan bisa jalan, ekonomi masyarakat bisa berjalan baik. Beberapa kali saya datang ke Sugapa namun kantor-kantor tidak ada yang aktif. Jadi kami berpesan, pemerintah tidak usah tinggal di kota-kota lain tetapi mari pemerintah daerah sering-seringlah datang lihat masyarakat. Jujur saja, karena masyarakat Intan Jaya sudah trauma dan sudah takut berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit umum daerah sejak peristiwa tiga bersaudara meninggal di Puskesmas Bilogai di Yokatapa Sugapa. Nah, kali ini kita harus kerjasama dengan pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk melayani masyarakat. Masyarakat itu jangan kita tinggalkan seperti anak ayam kehilangan induknya. Kami juga berharap agar tidak ada rasa saling mencurigai di antara kita. Karena rasa saling curiga sehingga pemerintah daerah juga susah bertahan di Sugapa Intan Jaya,” pungkas Ibu Sisca Abugau.

[Nabire.Net/Adolfius Sondegau,SS]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.