INFO NABIRE
Home » Blog » Jelang Sidang Tuntutan ABH di Nabire, Komisi A DPRK Nabire Minta Warga Kawal dengan Tertib

Jelang Sidang Tuntutan ABH di Nabire, Komisi A DPRK Nabire Minta Warga Kawal dengan Tertib

(Jelang Sidang Tuntutan ABH di Nabire, Komisi A DPRK Nabire Minta Warga Kawal dengan Tertib)
(Jelang Sidang Tuntutan ABH di Nabire, Komisi A DPRK Nabire Minta Warga Kawal dengan Tertib)

Nabire, Persidangan perkara Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang melibatkan terdakwa berinisial AWS di Pengadilan Negeri Nabire memasuki tahapan penting. Menjelang pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), warga yang berencana hadir diminta menjaga ketertiban selama proses persidangan.

Imbauan tersebut disampaikan Anggota Komisi A DPRK Nabire, Priskila Dina Misiro, S.Pi. Ia meminta masyarakat tetap menghormati jalannya proses hukum dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan persidangan.

Menurut Priskila, masyarakat tetap dapat mengawal perkara tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap proses hukum, namun pengawalan sebaiknya dilakukan secara damai dan sesuai aturan.

“Saya berharap warga yang mengikuti persidangan bisa mengikuti persidangan dan mengawal kasus ini dengan tertib tanpa anarkis sehingga persidangan bisa berjalan aman dan lancar,” ujar Priskila.

Ia juga berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat menghasilkan keputusan yang memberikan rasa keadilan, khususnya bagi keluarga korban.

Sidang Masuk Tahap Pembacaan Tuntutan

Perkara pidana anak dengan Nomor 5/Pid.Sus-Anak/2026 tersebut dijadwalkan memasuki agenda pembacaan tuntutan JPU dari Kejaksaan Negeri Nabire.

Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Nabire pada Senin, 31 Agustus 2026, pukul 14.00 WIT.

Setelah tuntutan dibacakan, persidangan akan berlanjut pada agenda pembelaan atau pledoi dari pihak terdakwa. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu pukul 10.00 WIT.

Rangkaian persidangan ini menjadi bagian dari proses hukum yang harus dihormati seluruh pihak. Karena perkara berkaitan dengan anak, proses persidangan juga perlu mendapat perhatian terhadap ketentuan khusus yang berlaku dalam sistem peradilan pidana anak.

Warga Diminta Kawal Secara Damai

Priskila menekankan bahwa dukungan masyarakat terhadap keluarga korban maupun perhatian terhadap perkara hukum tetap penting. Namun, hal tersebut tidak seharusnya diwujudkan melalui tindakan anarkis atau gangguan terhadap jalannya persidangan.

Dengan situasi yang tertib dan aman, seluruh tahapan persidangan diharapkan dapat berlangsung sesuai prosedur hingga proses hukum memperoleh keputusan.

Masyarakat yang hendak mengikuti persidangan juga diharapkan mematuhi ketentuan yang berlaku di lingkungan Pengadilan Negeri Nabire.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.