Seorang Guru Honorer di SD Negeri Inpres Bumi Wonorejo Nabire Diberhentikan Tanpa Alasan Jelas

Nabire, Salah seorang guru honorer di SD Negeri Inpres Bumi Wonorejo, dipecat tanpa diberikan alasan yang jelas oleh Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Bumi Wonorejo Nabire.
Guru honorer yang enggan disebut namanya tersebut mengaku, usai dibayar honornya oleh Bendahara, dirinya diminta untuk tidak usah masuk ke sekolah lagi.
Saat dirinya menanyakan alasan mengapa dirinya tidak boleh masuk ke sekolah lagi, Bendahara tersebut meminta guru honorer tersebut untuk menanyakan hal itu langsung kepada Kepala Sekolah.
“Saya juga tidak tahu permasalahannya di sekolah, selesai kami dibayar honor, Ibu Bendahara langsung sampaikan ke saya, Ibu, ini honor kamu yang terakhir, besok sudah tidak masuk lagi ke sekolah. Saya tanya saya salah apa sehingga saya diberhentikan sedangkan saya selalu melaksanakan tugas dengan baik, lalu Ibu Bendahara meminta saya untuk menanyakan hal ini langsung saja ke Kepala Sekolah,” imbuh guru honorer yang diberhentikan tanpa alasan tersebut kepada Nabire.Net.
Kemudian pada hari Sabtu (29/04/2023), guru honorer yang diberhentikan tersebut didampingi Koordinator Asosiasi Honorer K2 Nabire mencoba bertemu dengan Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Bumi Wonorejo Nabire, Fransiska Magai.
Namun Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Bumi Wonorerjo Nabire, Fransiska Magai tidak ada di sekolah.
“Hari ini kami tunggu, Beliau (Kepala Sekolah) tidak muncul di sekolah, alasannya sakit gigi,” kata guru honorer ini.
Kata guru honorer yang diberhentikan tersebut, sebelum dipecat, dirinya diancam oleh nomor tidak dikenal yang mempertanyakan mengapa dirinya melakukan aksi live di Facebook saat dirinya berada di Polres Nabire bersama massa dari Asosiasi Honorer K2.
“Tapi setidaknya ada alasan yang pasti, karena saya selalu aktif di sekolah. Kecuali saya di sekolah tidak buat apa-apa boleh, tapi ini saya ada pegang kelas, saya selalu masuk kelas,” tuturnya.
Keterangan Kepala Dinas Pendidikan Nabire
Berkaitan dengan hal ini, Nabire.Net kemudian meminta keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer, Sabtu (29/04/2023).
Dikatakan Kepala Dinas mengenai guru honorer tersebut adalah kewenangan Kepala Sekolah dimana guru honorer tersebut bekerja karena sekolah tersebut yang membayar honornya.
“Kalau masalah dipecat saya belum tahu alasannya, nanti saya tanya ke bidang SD di Dinas untuk mengetahui kebenarannya,” tutur Kepala Dinas Pendidikan Nabire.
Keterangan Koordinator Asosiasi Honorer K2 Nabire
Sementara itu, Nabire.Net menghubungi Koordinator Asosiasi Honorer K2 Nabire dan direspon oleh Koordinator Piet Nabo Kuway.
Kepada Nabire.Net, Piet Nabo Kuway membenarkan bahwa pihaknya mendampingi guru honorer tersebut untuk berencana bertemu dengan Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Bumi Wonorejo, guna mempertanyakan alasan mengapa dirinya dipecat, namun pihaknya tidak berhasil menemui Kepala Sekolah karena yang bersangkutan tidak masuk sekolah.
Piet menyayangkan kebijakan yang diambil oleh Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Bumi Wonorejo Nabire yang mengambil keputusan tanpa memberikan alasan yang tepat maupun tanpa berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Nabire.
Hingga berita ini diturunkan, Nabire.Net belum mendapatkan tanggapan dari Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Bumi Wonorejo, Fransiska Magai.
[Nabire.Net]



Leave a Reply