Semarak HUT RI ke-79: Lomba Panjat Pinang di Nabire Tarik Perhatian Warga

Nabire, 10 Agustus 2024 – Lomba panjat pinang menjadi salah satu acara yang paling dinanti dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 di Nabire, Papua Tengah. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (10/8/2024) di kawasan bandara lama Nabire ini berhasil menyedot perhatian warga setempat, menjadikannya momen penuh keceriaan dan kebersamaan.
Anwar Harun Damanik, S.STP., MM, Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI di Provinsi Papua Tengah, menjelaskan bahwa lomba panjat pinang dipilih karena memiliki filosofi yang sejalan dengan semangat kemerdekaan Indonesia, yakni kerjasama dan gotong royong. Menurutnya, perlombaan ini mengajarkan pentingnya kebersamaan dalam mencapai tujuan.
“Lomba ini mengajarkan kita bahwa kesuksesan dalam meraih prestasi tidak bisa kita lakukan secara individu, namun harus bekerjasama secara tim, dan mengedepankan kekompakan kelompok,” ujar Anwar.
Selain itu, Anwar juga menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal melalui permainan tradisional seperti panjat pinang. Meskipun teknologi terus berkembang, budaya tradisional harus tetap dilestarikan agar dapat diwariskan dari generasi ke generasi.
“Meskipun saat ini era teknologi informasi sudah sangat maju dan modern, namun permainan tradisional harus terus dilestarikan serta dijaga dari generasi ke generasi,” tambahnya.
Lomba panjat pinang di Nabire tahun ini semakin seru karena pohon yang digunakan dilumuri dengan cairan pelican seperti oli, membuat peserta kesulitan memanjat dan seringkali tergelincir, memancing tawa dari penonton. Aksi-aksi lucu para peserta menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang hadir, termasuk para pengguna jalan yang berhenti sejenak untuk menyaksikan perlombaan.
Anwar berharap kegiatan seperti ini tidak hanya memeriahkan peringatan HUT RI, tetapi juga mampu memperkuat tali silaturahim antar warga, serta menumbuhkan solidaritas dan sportivitas. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan perlombaan ini dapat menjadi simbol persatuan dan kesatuan, menghapuskan sekat-sekat perbedaan di masyarakat.
Lomba panjat pinang di Nabire ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat jalinan sosial dan melestarikan warisan budaya bangsa.
[Nabire.Net/Imran]




Leave a Reply