Sekjen LPMA SWAMEMO Dukung Pemalangan Jalan Trans Nabire Demi Kemanusiaan

Paniai – Pemalangan jalan Trans Nabire-Paniai di KM 130 dinilai wajar, mengingat virus corona sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan manusia di Meepago.
Hal itu dikatakan Sekjen LPMA SWAMEMO, Johanes Kobepa, sabtu (11/04), kepada Nabire.Net.
Kobepa menuturkan, virus corona bisa dicegah dengan menutup pintu keluar masuk akses seperti kebijakan pemerintah.
Johanes Kobepa sangat mendukung tindakan anggota DPRD Dogiyai yang telah memalang jalan Trans Nabire menuju Dogiyai, Deiyai dan Paniai, hal itu semata-mata untuk mencegah masuknya virus corona.
“Nabire itu pintu masuk semua jalur, baik udara, laut dan darat. Oleh karena itu semua harus di rumah untuk mendukung pemerintah. Oleh karena itu sementara waktu palang jalan trans Nabire-Paniai”, katanya.
Ia mengapresiasi tindakan anggota DPRD Dogiyai dengan memalang jalan, dan meminta agar hal itu didukung sebagai langkah pencegahan.
“Sementara palang jalan itu jangan ada yang polemik lagi kalau virus corona covid 19 masuk di meeuwo tindakannya ada sehingga sebelum hujan siapkan gayung atau koba koba dan juga sebelum sakit pencegahan lebih dahulu dari pada pengobatan”, ungkap Kobepa.
Kobepa meminta kepada masyarakat, TNI/Polri, pengusaha, agar tenang dan tinggal diam di kabupaten masing-masing, berdoa di rumah, jaga keluarga, dan ikuti petunjuk pemerintah.
[Nabire.Net/Demianus Bunai]
Tinggalkan Komentar