Sejumlah Gereja di Nabire Kembali Ibadah Tatap Muka Dengan Mengikuti Protokol C-19

Nabire – Setelah ditutup akibat pandemi Covid-19, pemerintah memberi kelonggaran bagi umat beragama yang ingin melaksanakan ibadah di rumah ibadah.
Hal tersebut sesuai dengan terbitnya Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah, Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif & Aman Covid di Masa Pandemi, tertanggal 30 Mei 2020.
(Baca Juga :Ini Edaran Menteri Agama Tentang Peribadatan di Rumah Ibadah Saat Pandemi Covid-19)
Dengan adanya surat edaran itu, maka rumah ibadah yang sebelumnya ditutup sementara lantaran PSBB dapat digunakan lagi.
Setelah sebelumnya sudah dimulai oleh umat muslim di kabupaten Nabire pekan lalu, maka hari ini, minggu (07/06), umat kristen di Nabire mulai kembali melaksanakan ibadah di gereja, tentunya sesuai dengan protokol covid-19 yang ditetapkan pemerintah.
Seperti yang dilaksanakan di Gereja GKII Getsemani SP3 Wadio, Distrik Nabire Barat, kabupaten Nabire. Ibadah minggu 7 Juni 2020 berlangsung khidmat dan dirangkai dengan sakramen perjamuan kudus.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Suharto Nugraha, S.Th, S.Pd, M.Pd. Sedangkan materi khotbah terambil dari Pengkhotbah 1:9-10.
Secara garis besar, dalam khotbahnya, Pdt. Suharto menjelaskan mengenai aturan-aturan yang muncul belakangan ini berkaitan dengan protokol kesehatan sebelum ibadah yakni cuci tangan sebelum masuk beribadah, aturan tersebut sudah ada sejak ribuan tahun lalu.
Usai ibadah dilanjutkan dengan perjamuan kudus, yang dipimpin oleh Pdt. Suharto selaku gembala sidang.

Kepada Nabire.Net, Pdt. Suharto menjelaskan, jumlah jemaat yang hadir pada ibadah sebanyak 50%, karena memang disengaja agar sesuai dengan protokol yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, diterapkan physical distancing bagi jemaat.

Lanjut Pdt. Suharto, direncanakan minggu depan Gereja GKII Getsemani SP3 akan membagi ibadah menjadi dua sesi sehingga mampu mengakomodir semua jemaat. Sedangkan bagi jemaat lansia, mereka bisa mengikuti ibadah secara online melalui Youtube maupun aplikasi Webex.
Secara keseluruhan pelaksanaan ibadah berjalan dengan baik dan lancar. Jemaat juga patuh mengikuti protokol pencegahan covid-19 dengan mencuci tangan sebelum mengikuti ibadah, diukur suhu tubuhnya serta menggunakan masker.
[Nabire.Net]


Leave a Reply