SDM, Infrastruktur dan Ekonomi Lokal Jadi Fokus Pembangunan Nabire 2027
Nabire, 31 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Nabire menetapkan lima prioritas pembangunan daerah Tahun 2027 yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta penguatan ekonomi lokal demi kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Nabire Mesak Magai dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawenari saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD dan Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2027 di Aula Bapperida Kabupaten Nabire, Selasa (31/3/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan tema pembangunan Kabupaten Nabire Tahun 2027, yakni “Percepatan Peningkatan Kualitas SDM, Infrastruktur yang Berkelanjutan, dan Penguatan Ekonomi Lokal untuk Kesejahteraan Masyarakat Nabire.”
Untuk mewujudkan tema tersebut, pemerintah daerah menetapkan lima prioritas utama pembangunan.
Prioritas pertama adalah peningkatan kualitas SDM yang unggul dan berdaya saing melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, serta upaya penurunan angka stunting.
Prioritas kedua adalah percepatan pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, air bersih, sanitasi, dan perumahan layak huni, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Prioritas ketiga yakni penguatan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan daerah, khususnya sektor pertanian, perikanan, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Prioritas keempat adalah peningkatan tata kelola pemerintahan melalui reformasi birokrasi yang transparan, akuntabel, serta berbasis teknologi informasi.
Sedangkan prioritas kelima adalah penguatan stabilitas keamanan dan ketertiban umum sebagai fondasi utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Bupati juga menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menentukan arah pembangunan daerah, sekaligus menghimpun aspirasi masyarakat serta menyelaraskan program antara pemerintah daerah, provinsi, dan pemerintah pusat.
“Perencanaan pembangunan harus dilakukan secara terukur, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, terutama dalam memberikan manfaat nyata bagi Orang Asli Papua.
Ia juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk memberikan masukan yang konstruktif, inovatif, dan solutif agar setiap program pembangunan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Nabire melalui Wakil Bupati secara resmi membuka Musrenbang RKPD dan Otsus Tahun Anggaran 2027.
“Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Musrenbang Otonomi Khusus dan Musrenbang RKPD Kabupaten Nabire Tahun Anggaran 2027 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujarnya.

Musrenbang ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Nabire yang berkelanjutan.
[Nabire.Net/Musa Boma]


Leave a Reply