INFO NABIRE
Home » Blog » DPRK Nabire Soroti Kondisi SD Negeri Inpres Kaliharapan, Bukan Hanya Bangunan Rusak, Juga Kekurangan Guru

DPRK Nabire Soroti Kondisi SD Negeri Inpres Kaliharapan, Bukan Hanya Bangunan Rusak, Juga Kekurangan Guru

(Kondisi SD Negeri Inpres Kaliharapan Nabire yang memprihatikan)
(Kondisi SD Negeri Inpres Kaliharapan Nabire yang memprihatikan)

Nabire, Kondisi fasilitas di SD Negeri Inpres Kaliharapan, Distrik Nabire Kota, Provinsi Papua Tengah, menjadi perhatian serius dalam rapat bersama orang tua dan wali murid Tahun Ajaran 2026/2027. Berbagai persoalan yang menghambat proses belajar mengajar disampaikan kepada pemerintah daerah agar segera mendapatkan penanganan.

Rapat yang digelar di ruang kelas sekolah tersebut turut dihadiri Anggota DPRK Nabire Komisi B, Daniel Mumakapa, yang menerima langsung berbagai aspirasi dari pihak sekolah maupun orang tua siswa mengenai kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.

Dalam pertemuan itu, pihak sekolah mengungkapkan bahwa kenyamanan lingkungan belajar masih jauh dari harapan. Salah satu kebutuhan utama adalah pembangunan pagar sekolah di seluruh sisi area sekolah agar aktivitas belajar siswa lebih aman dan tertib. Keberadaan pagar dinilai penting untuk melindungi peserta didik sekaligus mencegah aktivitas masyarakat yang dapat mengganggu lingkungan pendidikan.

Selain itu, beberapa ruang kelas mengalami kerusakan dan membutuhkan renovasi. Sekolah juga masih kekurangan ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang operator, serta gudang yang kondisinya sudah rusak sehingga tidak lagi berfungsi secara optimal.

Daniel Mumakapa mengatakan berbagai persoalan tersebut harus menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi pendidikan di Kabupaten Nabire.

“Kami menerima banyak keluhan dari pihak sekolah dan orang tua murid. Kondisi fasilitas pendidikan ini perlu mendapatkan perhatian serius agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik,” ujarnya, Jumat (31/07).

Selain persoalan bangunan, sekolah juga menghadapi keterbatasan sarana belajar. Sejumlah ruang kelas belum memiliki kursi dan meja yang memadai sehingga mengganggu kenyamanan siswa saat mengikuti pembelajaran.

Pihak sekolah juga mengusulkan bantuan sekitar 1.500 paket seragam sekolah, termasuk seragam nasional, batik, serta sepatu bagi peserta didik yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan semangat belajar anak-anak.

Di bidang keamanan, SD Negeri Inpres Kaliharapan juga belum memiliki tenaga satuan pengamanan (satpam). Padahal, menurut pihak sekolah, keberadaan petugas keamanan sangat diperlukan untuk menjaga aset sekolah dan menciptakan lingkungan belajar yang aman.

Keluhan lain yang disampaikan adalah belum optimalnya layanan listrik dan belum tersedianya pasokan air bersih yang memadai. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan aktivitas belajar mengajar maupun kebutuhan sanitasi di lingkungan sekolah.

Tidak hanya itu, sekolah juga menyampaikan kekurangan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Saat ini masih dibutuhkan guru Pendidikan Agama Katolik, guru Pendidikan Jasmani, tenaga operator sekolah, serta tambahan ruang kelas untuk menunjang kegiatan pembelajaran yang terus berkembang.

Orang tua siswa juga menyoroti persoalan keamanan lingkungan sekolah. Mereka mengaku masih ada oknum dari luar yang masuk ke area sekolah dan mengonsumsi minuman beralkohol sehingga mengganggu kenyamanan warga sekolah. Kondisi tersebut dinilai memerlukan pengawasan lebih baik, termasuk dukungan pembangunan pagar dan penempatan petugas keamanan.

Berdasarkan data sekolah, SD Negeri Inpres Kaliharapan merupakan sekolah dasar negeri yang berada di Jalan Tembagapura, Kampung Kaliharapan, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Sekolah yang berdiri berdasarkan SK Nomor 800/1659/2015 ini berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Saat ini SD Negeri Inpres Kaliharapan memiliki sekitar 196 peserta didik yang dibimbing oleh 12 tenaga guru, dengan kepala sekolah Bernadeta Juminten. Sekolah tersebut juga telah memperoleh Akreditasi C berdasarkan SK BAN-SM Nomor 999/BAN-SM/SK/2021 tertanggal 18 Oktober 2021.

Melalui penyampaian aspirasi tersebut, pihak sekolah, orang tua murid, dan Anggota DPRK Nabire berharap Pemerintah Kabupaten Nabire segera melakukan peninjauan lapangan serta mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur, penyediaan sarana pendidikan, pemenuhan tenaga pendidik, hingga peningkatan fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih.

Dukungan pemerintah dinilai penting agar SD Negeri Inpres Kaliharapan mampu menyediakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh peserta didik sehingga kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Nabire dapat terus meningkat.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.