INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Rombongan Pengawalan Truk BBM Ditembak OTK di Dogiyai

Rombongan Pengawalan Truk BBM Ditembak OTK di Dogiyai

(Rombongan Pengawalan Truk BBM Ditembak OTK di Dogiyai)
(Rombongan Pengawalan Truk BBM Ditembak OTK di Dogiyai)

Dogiyai, Rombongan aparat yang mengawal distribusi bahan bakar minyak (BBM) milik PT Gunung Selatan menjadi sasaran penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Jumat (4/9/2026) sore.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.20 WIT di ruas Jalan Trans Nabire-Enarotali, tepatnya di kawasan Kampung Idadagi, Distrik Dogiyai. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Truk Tangki Kesepuluh Jadi Sasaran

Peristiwa bermula ketika personel Polres Dogiyai mengawal rangkaian kendaraan pengangkut BBM dari Kabupaten Deiyai menuju Kabupaten Nabire.

Ketika rombongan melewati bagian jalan yang mengalami patahan di Kampung Idadagi, sebuah truk tangki yang berada di urutan ke-10 tiba-tiba ditembaki dari arah sisi kiri jalan.

Tembakan mengenai bagian kaca pintu kiri kendaraan yang dikemudikan Priliand Oheo. Saat kejadian, kendaraan tersebut mendapat pengawalan dari Briptu Yosep Pandori.

Melihat situasi tersebut, personel pengawal mengambil tindakan untuk mengamankan rombongan. Dua kali tembakan balasan dilepaskan menggunakan senjata dinas jenis M16.

Rombongan kemudian bergerak menuju kawasan putaran Kantor DPRD yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian. Di tempat tersebut, mereka mengamankan diri sekaligus menyampaikan laporan kepada Polres Dogiyai.

Puluhan Personel Dikerahkan

Laporan penembakan langsung ditindaklanjuti jajaran Polres Dogiyai. Wakapolres Dogiyai AKP Andi Mapparewe bersama sejumlah pejabat utama dan personel gabungan bergerak menuju lokasi.

Tim yang diterjunkan terdiri atas 25 personel Polres Dogiyai dan 20 personel BKO Brimob Polda Papua Barat. Mereka menggunakan sejumlah kendaraan operasional, termasuk kendaraan taktis Tambora, truk, dan mobil Hilux.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan informasi dan bukti yang berkaitan dengan penembakan.

Wakapolres Dogiyai AKP Andi Mapparewe membenarkan adanya serangan terhadap rombongan pengawalan.

“Benar telah terjadi penembakan terhadap rombongan pengawalan kami. Tidak ada korban jiwa maupun luka.”

Menurutnya, tindakan personel di lapangan dilakukan untuk memberikan perlindungan terhadap rombongan dan objek vital yang dikawal.

“Polres Dogiyai bersama BKO Brimob sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, pengumpulan bukti dan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya.

Pengamanan Jalur Diperketat

Setelah situasi di sekitar lokasi dinyatakan aman, perjalanan distribusi BBM kembali dilanjutkan sekitar pukul 16.30 WIT menuju Nabire.

Sesampainya di perbatasan Dogiyai-Nabire, personel pengawalan dari Polres Dogiyai kemudian kembali ke markas.

Polisi juga meningkatkan patroli dan pengamanan di sepanjang jalur Trans Nabire-Enarotali. Koordinasi dengan unsur TNI dan instansi terkait dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan susulan.

Hingga laporan ini disusun, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak yang berada di balik penembakan tersebut.

Polres Dogiyai mengimbau masyarakat tidak panik dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Aparat memastikan pengamanan terhadap distribusi BBM tetap dilakukan dan situasi di wilayah hukum Polres Dogiyai dalam kondisi aman serta terkendali.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.