Rombongan Pekerja FO Asal Indramayu Akan Dipulangkan 29 September, Jumlah Bantuan Terkumpul Sementara 26 Juta
Pasca ditinggal kabur oleh mandor yang mempekerjakan mereka, para pekerja FO asal Indramayu yang terlantar di Nabire direncanakan akan pulang pada hari sabtu (29/09), menggunakan kapal KM Gunung Dempo.
Para pekerja yang sebelumnya berjumlah 34 orang tersebut, saat ini tersisa 31 orang karena 3 orang lainnya telah pulang menggunakan biaya pribadi.
Rombongan awalnya menginap di rumah milik warga, namun atas inisiatif pihak Kantor Kelurahan Bumi Wonorejo Nabire, rombongan dipindahkan ke Kantor Kelurahan Wonorejo hingga saat ini.
Para pekerja sendiri telah mendapatkan bantuan dari pihak Dinas Sosial kabupaten Nabire, pihak kelurahan serta pengusaha dari PT. Cipta Papua Mandiri.
Usai pemberian bantuan, pihak Kelurahan Bumi Wonorejo membentuk Posko Peduli yang bertugas untuk membantu mengkoordinir bantuan dari pihak lain yang terpanggil untuk membantu para pekerja asal Indramayu tersebut.
Hingga hari ini (27/09), jumlah bantuan sementara yang telah terkumpul di Posko Peduli sebesar 26 juta rupiah. Hal itu sesuai keterangan dari Koordinator Posko, Ali, yang disampaikannya melalui pesan singkat kepada Nabire.Net, kamis malam.
Dijelaskan Ali, uang yang telah terkumpul nantinya akan digunakan untuk membeli tiket kapal KM Gunung Dempo serta membayar Damri yang akan mengantar rombongan.
“Sumber dana yang masuk berasal dari warga masyarakat Kelurahan Bumi Wonorejo Nabire, serta sejumlah pihak seperti Pak Tabroni Cahya dari PT. Cipta Papua Mandiri.
Hingga saat ini, pihak Posko masih membuka dompet kepedulian bagi warga Nabire yang ingin membantu para pekerja FO.
Seperti diketahui, para pekerja dari Indramayu diajak bekerja galian kabel FO di KM 113 oleh Mandor atas nama Sudarsono yang berada dibawah PT. Arkin Cipta Tangerang. Namun baru 3 hari bekerja di Nabire, sang Mandor tak bisa dihubungi hingga saat ini dan hilang tanpa jejak (10/09).
Rombongan telah melaporkan hal ini ke Polres Nabire, namun kasus ini belum diselidiki oleh pihak kepolisian.
[Nabire.Net]



Robi darmawan
Harus husut tuntas kasusnya. Kapolda harus ikut turun tangan untuk menyelidiki kasus ini. Karena nanti pasti akan ada korban lagi kalau pelakunya masih bedkeliaran. Kalau bisa husut tustang perusahaan tersebut sampai keakar-akarnya supya ikut bertanggung jawab.