INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Resmi Ditutup, Deiyai Raih Juara Umum Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar 2026

Resmi Ditutup, Deiyai Raih Juara Umum Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar 2026

Nabire, 27 Juni 2026 – Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Papua Tengah Tahun 2026 resmi ditutup oleh Staf Ahli II Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Herman Kayame, yang mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, di Bandara Lama Nabire, Sabtu (27/6/2026).

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pembangunan, Herman Kayame, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, panitia pelaksana, guru pendamping, dewan juri, peserta, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan festival budaya pelajar tersebut.

Menurut gubernur, Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, kreativitas, bakat, dan kemampuan generasi muda Papua Tengah.

“Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan terus belajar, berlatih, menjunjung tinggi sportivitas, serta menghargai setiap proses dalam meraih prestasi,” demikian pesan gubernur.

Kepada para juara, pemerintah mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, diharapkan tetap semangat karena pengalaman dan keberanian tampil merupakan bagian penting dalam pengembangan diri.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pembinaan minat, bakat, seni, dan budaya secara berkelanjutan.

Prosesi penutupan festival ditandai dengan pemukulan tifa oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah Nurhaida, S.E., Staf Ahli II Papua Tengah Herman Kayame, Ketua Panitia Deni Tenouye, Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari, serta unsur Forkopimda Papua Tengah.

Festival yang berlangsung selama empat hari, sejak 24 hingga 27 Juni 2026, mempertemukan pelajar dari berbagai kabupaten di Papua Tengah untuk menampilkan kreativitas, seni, dan budaya daerah sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya Papua.

Daftar Juara Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Papua Tengah 2026

Pada cabang Tari Kreasi, Kabupaten Nabire meraih juara pertama, disusul Kabupaten Deiyai sebagai juara kedua dan Kabupaten Intan Jaya di posisi ketiga. Penghargaan favorit diraih Kabupaten Puncak Jaya.

Di kategori Fashion Show, Kabupaten Deiyai berhasil menjadi juara pertama, diikuti Kabupaten Nabire di posisi kedua dan Kabupaten Dogiyai di posisi ketiga. Kabupaten Paniai memperoleh penghargaan favorit.

Untuk lomba Masak Kuliner Khas Papua, Kabupaten Mimika meraih juara pertama, Kabupaten Deiyai juara kedua, Kabupaten Nabire juara ketiga, sedangkan penghargaan favorit diberikan kepada Kabupaten Paniai.

Pada kategori Musik Tradisional, Kabupaten Dogiyai keluar sebagai juara pertama, Kabupaten Mimika juara kedua, Kabupaten Nabire juara ketiga, dan Kabupaten Deiyai meraih penghargaan favorit.

Sementara pada lomba Tutur Cerita Rakyat, Kabupaten Mimika berhasil menjadi juara pertama, disusul Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Intan Jaya, dan penghargaan favorit diraih Kabupaten Puncak Jaya.

Untuk cabang Cerdas Cermat, Kabupaten Nabire menjadi juara pertama, Kabupaten Mimika juara kedua, dan Kabupaten Deiyai juara ketiga.

Pada kategori Stand Pameran, Kabupaten Deiyai kembali meraih juara pertama, diikuti Kabupaten Dogiyai di posisi kedua dan Kabupaten Nabire di posisi ketiga. Penghargaan stand favorit diberikan kepada Kabupaten Puncak Jaya.

Sedangkan pada kategori Kebersihan Stand Umum, juara pertama diraih Kabupaten Puncak, juara kedua Kabupaten Paniai, dan juara ketiga Kabupaten Puncak Jaya.

Berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh cabang perlombaan, Kabupaten Deiyai berhasil dinobatkan sebagai Juara Umum Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Papua Tengah 2026 setelah menunjukkan prestasi terbaik di berbagai kategori.

Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Papua Tengah diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, berprestasi, mencintai budaya daerah, serta memperkuat persatuan melalui seni, budaya, dan pendidikan.

[Nabire.Net/Marten Dogomo/Sitti Hawa]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.