Polres Dogiyai dan TNI Gelar Razia, Lima Senjata Tajam Berhasil Diamankan
Dogiyai, Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan aparat gabungan di Kabupaten Dogiyai. Pada Sabtu (18/7/2026), Polres Dogiyai bersama personel TNI menggelar razia senjata tajam (sajam) di kawasan depan Kotis Moanemani. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan lima senjata tajam yang dibawa masyarakat saat melintas.
Razia berlangsung mulai pukul 15.00 WIT hingga 17.00 WIT dengan sasaran kendaraan roda dua, roda empat, serta barang bawaan pengguna jalan. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan mencegah terjadinya tindak pidana yang melibatkan senjata tajam.

Operasi gabungan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad S. Rety bersama Plh. Wakapolres Dogiyai AKP Amron Sitorus. Sejumlah pejabat utama Polres Dogiyai turut mengikuti kegiatan tersebut, termasuk Danramil 1705 Moanemani Kapten Inf. Yusuf Isak Rumy, S.A.P., Danton BKO Brimob Yon A Polda Papua IPDA M. Saleh, serta personel BKO Brimob dari Polda Papua dan Papua Barat.

Secara keseluruhan, operasi melibatkan 27 personel, terdiri dari 10 anggota Polres Dogiyai dan 17 personel TNI, sebagai bentuk sinergi aparat keamanan dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah tersebut.
Sebelum razia dimulai, seluruh personel mengikuti apel dan menerima arahan dari pimpinan pasukan. Dalam arahannya, AKP Harsyad S. Rety mengingatkan seluruh petugas agar menjalankan tugas secara profesional, mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sekitar pukul 15.15 WIT, personel bergerak menuju lokasi pemeriksaan. Dua puluh lima menit kemudian, pemeriksaan terhadap kendaraan dan barang bawaan masyarakat mulai dilakukan di bawah koordinasi Plh. Wakapolres Dogiyai AKP Amron Sitorus.

Dari hasil pemeriksaan, aparat menemukan dan mengamankan lima barang bukti, yaitu:
-
3 buah pisau
-
1 buah parang
-
1 buah katapel
Seluruh barang bukti kemudian diamankan oleh petugas untuk proses lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, aparat melaksanakan apel konsolidasi sekitar pukul 16.45 WIT. Kegiatan resmi berakhir pada pukul 17.00 WIT dalam situasi yang aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya gangguan selama pelaksanaan operasi.
Plh. Wakapolres Dogiyai AKP Amron Sitorus menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari langkah preventif menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Dogiyai.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membawa senjata tajam tanpa alasan yang jelas. Langkah ini untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan menjaga Dogiyai tetap aman dan nyaman,” tegas AKP Amron Sitorus.
Razia berkala ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi ketentuan hukum mengenai kepemilikan maupun penggunaan senjata tajam di ruang publik. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk komitmen TNI dan Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah munculnya potensi konflik maupun tindak kriminal di wilayah Kabupaten Dogiyai.
Ke depan, aparat keamanan memastikan koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Dogiyai tetap kondusif.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar