Ratusan Warga Nabire Ikut Nobar Film “Pesta Babi”, Angkat Beragam Isu di Papua
Nabire, 17 Mei 2026 – Ratusan warga menghadiri pemutaran film dokumenter berjudul “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” yang digelar di Aula Santo Yusuf Gereja Katolik KSK, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan nonton bareng atau nobar tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, baik Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP. Selain menjadi ajang menonton film dokumenter, acara ini juga menjadi ruang diskusi mengenai kondisi sosial masyarakat adat Papua di tengah pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Salah satu penanggap film, Yohanes Gobai, mengatakan dokumenter tersebut menampilkan pertentangan antara kekuasaan negara dan masyarakat yang terdampak langsung oleh pembangunan.
Menurutnya, film itu menghadirkan perspektif berbeda terkait narasi pembangunan di Papua yang selama ini lebih banyak menonjolkan sisi positif proyek strategis nasional.
“Film ini membuka ruang berpikir bahwa situasi di Papua tidak selalu seperti yang digambarkan dalam narasi pembangunan yang serba positif,” ujarnya.
Ia menilai dokumenter tersebut mencoba menempatkan masyarakat adat sebagai subjek utama yang mengalami dampak sosial maupun ekologis akibat berbagai proyek pembangunan.
Dalam diskusi usai pemutaran film, sejumlah peserta juga menyoroti persoalan kerusakan lingkungan, ketimpangan sosial, pergeseran wilayah hidup masyarakat adat, hingga hilangnya sumber mata pencaharian warga.
Yohanes menyebut masih sedikit media yang mengangkat sisi masyarakat terdampak pembangunan dibanding pemberitaan yang fokus pada manfaat ekonomi dari proyek strategis nasional.
“Dampak seperti kerusakan ekologi, penggusuran, kemiskinan, dan hilangnya sumber penghidupan masyarakat juga perlu mendapat perhatian,” katanya.
Selain membahas isu sosial di Papua, kegiatan nobar tersebut turut menjadi ruang kebersamaan masyarakat Papua Tengah di Nabire untuk berdialog dan membangun suasana damai melalui film dokumenter.
[Nabire.Net/Marten Dogomo]


Leave a Reply