Rapat Koordinasi Pengawasan Orang Asing Papua Tengah, Perkuat Pengawasan Keimigrasian di Tahun 2024

Nabire, 10 Oktober 2024 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat provinsi di tahun 2024, bertempat di salah satu Hotel di Nabire. Kegiatan ini dibuka oleh Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Ukkas, S.Sos., M.KP, yang menekankan pentingnya koordinasi antar-instansi dalam pengawasan keimigrasian.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Papua, Antonius M. Ayorbaba, S.H., M.Si, dan Kepala Divisi Keimigrasian, serta pimpinan pejabat tinggi pratama di lingkungan Provinsi Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Ukkas menyampaikan apresiasi kepada Kemenkumham Papua dan jajaran atas penyelenggaraan Rapat Koordinasi TIMPORA. Ia menjelaskan bahwa pengawasan terhadap orang asing di wilayah Papua Tengah sangat penting mengingat posisinya yang strategis sebagai jalur transit dan tujuan bagi orang asing.
“Papua Tengah memiliki potensi untuk disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, seperti perdagangan manusia, penyelundupan barang terlarang, hingga ancaman terhadap stabilitas negara. Oleh karena itu, koordinasi antar-instansi terkait mutlak diperlukan untuk mencegah dan meminimalisir dampak negatif yang timbul” ujar Ukkas.
Rapat ini bertujuan memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Papua Tengah, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. TIMPORA diharapkan dapat menjamin keamanan dan stabilitas nasional serta mencegah potensi ancaman seperti perdagangan manusia dan penyelundupan narkoba.
Ukkas juga menekankan bahwa pengawasan keimigrasian tidak hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara terkoordinasi dan berkelanjutan. “Pengawasan ini adalah tugas kita bersama. Tantangan ke depan memang tidak mudah, namun dengan kerjasama yang baik, semuanya dapat terlaksana dengan maksimal,” imbuhnya.
Pada penutupan sambutannya, Ukkas berharap agar seluruh anggota TIMPORA dapat berpartisipasi aktif dan memberikan masukan strategis demi memaksimalkan pengawasan orang asing di Papua Tengah. “Komunikasi yang baik antar-instansi harus terus dijaga, terutama terkait keberadaan orang asing di wilayah kita,” pungkasnya.
[Nabire.Net]




Leave a Reply