INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » PUPR Mimika Gandeng Konsultan untuk Susun RDTR Kota Baru, Atasi Kepadatan dan Masalah Banjir di Timika

PUPR Mimika Gandeng Konsultan untuk Susun RDTR Kota Baru, Atasi Kepadatan dan Masalah Banjir di Timika

Mimika, 5 Desember 2025 – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika bekerja sama dengan konsultan dari Uki Paulus Makassar dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Baru. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan penataan wilayah Mimika yang lebih terstruktur, modern, dan bebas dari persoalan tata ruang yang selama ini terjadi.

Plt Kepala Dinas PUPR Mimika, Innosensius Yoga Pribadi, menjelaskan bahwa kondisi Kota Timika semakin padat dan rentan masalah, terutama saat musim hujan. Pertumbuhan kota yang berlangsung secara konvensional tanpa perencanaan matang menjadi pemicu berbagai persoalan.

“Dulu pembangunan dan pertumbuhan kota ini tidak melalui proses perencanaan wilayah yang baik. Akhirnya kita yang menata ini jadi repot. Dengan kondisi sekarang, kita harus membuat desain atau rencana untuk kota baru,” ujarnya.

Menurutnya, kurangnya perencanaan menyebabkan banyak kendala seperti banjir saat musim hujan, penyempitan sungai akibat timbunan warga, penataan daerah aliran sungai (DAS) yang semakin sulit, hingga hambatan normalisasi dan akses transportasi.

Dokumen RDTR yang saat ini dalam tahap finalisasi akan menjadi dasar pengembangan Kota Baru, termasuk penentuan kawasan permukiman, jalur akses, dan infrastruktur pendukung. Pengembangan tersebut diarahkan untuk mengurai kepadatan di Timika dan mencegah penumpukan permukiman di satu titik.

“Penataan ruang ini kita buat dari sekarang. Jadi kalau nanti ada yang mau bangun, dalam sistem perizinan sudah terkunci sesuai peruntukannya. Kalau itu kawasan permukiman, tidak bisa diajukan untuk fungsi lain,” tegasnya.

Adapun kawasan yang akan dikembangkan meliputi wilayah Iwaka (Limau Asri Timur, Limau Asri Barat, Mulia Kencana) dan Wania (Minabua) dengan total luas 6.582,10 hektare. Rencana ini juga menjadi langkah awal dalam mendukung pengembangan Kota Madya serta pemekaran distrik dan kampung di masa mendatang.

[Nabire.Net/Yosef Doo]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.