INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Gubernur Meki Nawipa Luncurkan Program BANGKIT, Seribu Anak OAP Jadi Sasaran Awal

Gubernur Meki Nawipa Luncurkan Program BANGKIT, Seribu Anak OAP Jadi Sasaran Awal

(Program Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh (BANGKIT) Papua Tengah)
(Program Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh (BANGKIT) Papua Tengah)

Nabire, Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan Program Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh (BANGKIT) Papua Tengah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak Orang Asli Papua (OAP). Program prioritas yang memanfaatkan Dana Otonomi Khusus (Otsus) ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah menekan angka stunting sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah Papua Tengah.

Peluncuran Program BANGKIT berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (21/7/2026), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah. Berbagai unsur pemerintahan, DPR Papua Tengah, Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, akademisi, dunia usaha, media, hingga mitra pembangunan seperti Program SKALA turut menghadiri kegiatan tersebut.

Program Prioritaskan Gizi Balita OAP

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengarahkan Program BANGKIT untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan gizi anak usia 0 hingga 4 tahun melalui bantuan tunai yang bersumber dari Dana Otsus. Pada tahap pertama tahun 2026, pemerintah memilih distrik-distrik tertentu di Kabupaten Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, Paniai, dan Intan Jaya sebagai lokasi pelaksanaan dengan mempertimbangkan kondisi keamanan serta kemudahan akses.

Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa, menegaskan bahwa pemerintah tidak memandang Program BANGKIT sebagai bantuan sosial semata. Ia menilai program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi Papua Tengah yang sehat, cerdas, dan mampu membawa daerah menuju masa depan yang lebih baik.

“Program ini bukan sekadar memberikan bantuan sosial. Lebih dari itu, Program BANGKIT merupakan investasi bagi masa depan Papua Tengah, investasi untuk anak-anak, keluarga, dan generasi yang kelak memimpin negeri ini,” ujar Meki Nawipa.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan sekitar 1.000 anak sebagai penerima manfaat pada tahap awal. Selanjutnya, pemerintah akan memperluas cakupan program ke kabupaten lain pada tahun depan agar seluruh wilayah Papua Tengah memperoleh manfaat yang sama.

Berangkat dari Tantangan Kemiskinan dan Stunting

Pemerintah meluncurkan Program BANGKIT sebagai respons terhadap berbagai tantangan pembangunan yang masih dihadapi Papua Tengah. Data tahun 2024 menunjukkan jumlah penduduk miskin di provinsi ini mencapai sekitar 308 ribu jiwa atau 29,76 persen dari total populasi.

Selain tingkat kemiskinan yang masih tinggi, pemerintah juga menghadapi persoalan serius berupa tingginya angka stunting, underweight, wasting, hingga kematian balita. Kondisi tersebut mendorong pemerintah mengambil langkah terpadu agar intervensi kesehatan dan perlindungan sosial mampu menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Papua Tengah sekaligus Ketua Sekretariat Bersama Program BANGKIT, Eliezer Yogi, menjelaskan bahwa peluncuran program bertujuan memperkenalkan kebijakan baru pemerintah sekaligus memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia.

“Launching ini bertujuan memperkenalkan Program BANGKIT Papua Tengah kepada masyarakat sekaligus menyampaikan arah kebijakan pembangunan Provinsi Papua Tengah yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Pemerintah Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Selain seremoni peluncuran, pemerintah juga menggelar sosialisasi petunjuk teknis operasional, diskusi mengenai sistem perlindungan sosial, penyusunan rencana tindak lanjut, serta penandatanganan kesepakatan bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Bupati Paniai, Dogiyai, Puncak, dan Puncak Jaya menandatangani nota kesepahaman yang memuat delapan poin kerja sama. Kesepakatan tersebut mencakup penyelarasan kebijakan pembangunan hingga pembentukan Sekretariat Bersama di tingkat kabupaten agar pelaksanaan Program BANGKIT berjalan efektif dan terkoordinasi.

Kolaborasi lintas pemerintahan menjadi salah satu strategi utama untuk memastikan setiap bantuan benar-benar diterima keluarga yang membutuhkan sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program.

Program SKALA Dukung Tata Kelola Berbasis Data

Senior Provincial Manager Program SKALA, Ottow Sinery, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program BANGKIT. Menurutnya, perlindungan sosial yang mampu menyesuaikan kondisi lokal akan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.

Ia menambahkan bahwa Program SKALA akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam membangun sistem tata kelola yang berbasis data, kolaboratif, transparan, dan mampu menjangkau kelompok masyarakat paling rentan.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penggunaan Dana Otsus sehingga setiap kebijakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menjadi Fondasi Pembangunan Papua Tengah

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap Program BANGKIT berkembang menjadi fondasi pembangunan daerah yang menghubungkan berbagai sektor secara terpadu. Pemerintah ingin menyinergikan program kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan, pemberdayaan kampung, kepemudaan, pemberdayaan perempuan, hingga perlindungan sosial dalam satu arah pembangunan.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah optimistis Program BANGKIT tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi balita, tetapi juga membangun generasi Papua Tengah yang sehat, produktif, cerdas, dan tangguh. Program ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah untuk memanfaatkan Dana Otsus sebagai investasi jangka panjang demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua Tengah.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.