Polres Dogiyai Gelar Patroli Jalan Kaki Dialogis di Kota Moanemani
Dogiyai, Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Dogiyai Polda Papua Tengah menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berupa patroli jalan kaki dialogis di wilayah Kota Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIT hingga 11.30 WIT tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Dogiyai, IPTU Dominggus Maspaitela. Patroli melibatkan Kasat Intelkam IPTU Jamiludin, tujuh personel Polres Dogiyai, serta satu regu personel BKO Brimob Yon A Polda Papua Barat.
Patroli diawali apel kesiapan
Pada pukul 09.00 WIT, personel mengikuti apel kesiapan di Mako Polres Dogiyai. Dalam arahannya, IPTU Dominggus Maspaitela menekankan pentingnya patroli dialogis di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, antara lain Pasar Moanemani, terminal, pertigaan Puskesmas, dan Pos Perintis.
Personel juga diminta mengutamakan buddy system, memperhatikan pengamanan diri, serta menggunakan senjata api sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Sisir sejumlah titik di Kota Moanemani
Sekitar pukul 09.20 WIT, regu patroli bergerak menyisir rute Mako Polres Dogiyai – Terminal Moanemani – Pertigaan Puskesmas – Kampung Kimipugi – Jembatan Kalituka – Pos Perintis – Kampung Mauwa Belakang – Koramil Moanemani – Pasar Ikan.
Dalam pelaksanaannya, patroli tidak hanya berorientasi pada pengawasan keamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui komunikasi langsung dengan masyarakat.
Dialog dengan warga Kampung Mauwa Belakang
Pada pukul 09.40 WIT, personel menyambangi warga di Kampung Mauwa Belakang. Anggota Polri berdialog secara langsung dengan masyarakat, mendengarkan keluhan warga, sekaligus menyampaikan imbauan untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pendekatan dialogis tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendeteksi lebih dini potensi gangguan keamanan.
Patroli berakhir aman dan terkendali
Pada pukul 11.10 WIT, rombongan melanjutkan patroli dan kembali menuju Mako Polres Dogiyai. Personel tiba di Mako pada pukul 11.15 WIT, kemudian kegiatan dinyatakan selesai pada pukul 11.30 WIT dalam keadaan aman dan terkendali.
Sepanjang pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Polres Dogiyai terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol.
Kabag SDM Polres Dogiyai IPTU Dominggus Maspaitela mengatakan patroli jalan kaki dialogis tidak hanya ditujukan untuk mencegah tindak kejahatan, tetapi juga membangun komunikasi yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat.
“Patroli jalan kaki ini bukan hanya untuk mencegah kejahatan, tapi juga untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. Dengan hadir langsung dan berdialog, kami ingin masyarakat merasa aman dan tidak ragu melapor jika ada hal mencurigakan. Pasar dan terminal adalah pusat aktivitas, sehingga pengawasan harus lebih intens.”
Menurutnya, kehadiran personel secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membuka ruang komunikasi apabila warga menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan.
Patroli dialogis tersebut merupakan langkah preventif dan bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Polres Dogiyai akan menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin, khususnya pada jam-jam rawan dan di lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi seperti pasar, terminal, serta pusat keramaian lainnya.
Melalui patroli yang menggabungkan pengawasan keamanan dan komunikasi humanis, kepolisian berharap tercipta situasi yang semakin aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Dogiyai.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar