Polres Dogiyai Intensifkan Patroli Dialogis, Situasi Moanemani Tetap Kondusif
Dogiyai, Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai meningkatkan kegiatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) melalui patroli dialogis di sejumlah titik aktivitas warga di Kota Moanemani dan sekitarnya, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 18.00 WIT tersebut melibatkan personel Polres Dogiyai bersama dua regu personel BKO Brimob dari Yon A Polda Papua dan Polda Papua Barat. Patroli dipimpin langsung Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad Sabbe Rety.

Sebelum bergerak, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Mapolres Dogiyai. Dalam pengarahan tersebut, personel diingatkan untuk mengutamakan keselamatan, menerapkan buddy system, serta menjalankan prosedur operasional standar, termasuk ketentuan penggunaan senjata api.
Rombongan kemudian menyusuri sejumlah lokasi yang dinilai memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Rute patroli mencakup Terminal Moanemani, Bank Papua, SPBU Mauwa, RSUD Pratama, Kampung Idakebo, Bukit Hijau hingga Kampung Ugapuga.

Tidak sekadar melakukan pemantauan, polisi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat, pedagang, serta pengunjung di kawasan pasar dan fasilitas umum. Dialog tersebut dilakukan untuk menyerap informasi dari warga sekaligus menyampaikan imbauan agar masyarakat turut menjaga keamanan lingkungan.
“Patroli dialogis ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan aktivitas masyarakat di sore hari berjalan aman,” kata AKP Harsyad Sabbe Rety.

Menurutnya, kehadiran personel juga diarahkan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan di sejumlah lokasi strategis, seperti pasar, perbankan, dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Hingga patroli berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Dogiyai dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif. Petugas tidak menemukan gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Polres Dogiyai menyatakan patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin, terutama pada waktu yang dianggap rawan serta kawasan dengan mobilitas masyarakat tinggi. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat deteksi dini sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.
Masyarakat juga diimbau berperan aktif menjaga lingkungan dan segera menyampaikan laporan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas atau situasi yang mencurigakan.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar