PMI Paniai Hari Ketiga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Paniai, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Paniai terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Memasuki hari ketiga pelayanan, tim PMI kembali mendatangi permukiman warga di wilayah Awabutuh, kawasan Bandara, dan sekitarnya untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses air bersih bagi kebutuhan sehari-hari.
Distribusi dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah atau door to door. Dengan menggunakan truk tangki, petugas PMI mengantarkan air bersih ke lokasi yang membutuhkan, sehingga warga dapat memperoleh bantuan tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk mencari sumber air.
Air yang didistribusikan kemudian ditampung dalam berbagai wadah milik masyarakat, mulai dari drum hingga bak penampungan. Pelayanan ini diharapkan dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan dasar, seperti menyediakan air minum, memasak, dan menjaga kebersihan lingkungan rumah tangga selama kondisi kekeringan berlangsung.
PMI Berkomitmen Dampingi Masyarakat
Ketua PMI Kabupaten Paniai, Demenson Nawipa, S.Sos., menegaskan bahwa organisasinya berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat yang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.
Menurut Demenson, pelayanan kemanusiaan tidak hanya sebatas penyaluran bantuan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi yang dialami masyarakat.
“PMI Kabupaten Paniai berkomitmen untuk tetap hadir dan merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Dalam situasi kekeringan ini, kami tidak ingin masyarakat menghadapi kesulitan sendirian,” tegas Demenson.
Ia menjelaskan bahwa PMI akan terus berupaya memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan organisasi. Selain distribusi air bersih, bantuan kemanusiaan lainnya, termasuk masker, juga menjadi bagian dari dukungan yang disiapkan untuk masyarakat.
Demenson menambahkan, pelayanan akan terus diupayakan selama warga masih membutuhkan bantuan akibat dampak kekeringan dan perubahan kondisi iklim.
Warga Awabutuh Apresiasi Bantuan Air Bersih
Kehadiran tim PMI di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Salah seorang warga Awabutuh, S. Yogi, mengungkapkan rasa syukur atas pelayanan distribusi air bersih yang dilakukan secara langsung ke permukiman.
Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Terima kasih kepada PMI Kabupaten Paniai. Kami sangat bersyukur karena air bersih diantar langsung kepada masyarakat. Bantuan ini sangat membantu keluarga kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Yogi.
Menurut warga, sistem distribusi langsung memberikan kemudahan karena masyarakat tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan tenaga untuk menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan air bersih.
Bantuan tersebut juga membantu meringankan beban rumah tangga, terutama dalam memenuhi kebutuhan air untuk konsumsi dan aktivitas domestik.
Masyarakat Diimbau Menghemat Air
Di tengah kondisi kekeringan, PMI Kabupaten Paniai mengimbau masyarakat agar menggunakan air bersih secara bijaksana. Warga juga diminta menjaga kebersihan drum, bak, dan wadah penampungan lainnya agar kualitas air tetap terjaga.
Langkah tersebut penting untuk mendukung pemanfaatan bantuan secara optimal, terutama ketika ketersediaan air masih menjadi tantangan bagi masyarakat terdampak.
Distribusi air bersih yang memasuki hari ketiga ini menjadi bagian dari upaya PMI Kabupaten Paniai dalam membantu warga menghadapi situasi sulit. Pelayanan di Awabutuh, kawasan Bandara, dan wilayah sekitarnya diharapkan dapat mengurangi kesulitan masyarakat dalam memperoleh air untuk kebutuhan dasar.
PMI Kabupaten Paniai menyatakan akan terus berupaya memberikan pelayanan kemanusiaan sesuai kebutuhan warga dan kapasitas yang tersedia. Keberlanjutan distribusi selanjutnya akan bergantung pada perkembangan kondisi di lapangan serta kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.
[Nabire.Net/Yohanes Nawipa]





Tinggalkan Komentar