Penyaluran PKH dan Sembako Tahap II Dimulai, Warga Padati Kantor Pos Nabire
Nabire, 11 Juni 2026 – Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako Tahap II Tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Nabire. Menariknya, bantuan ini tidak hanya menjadi penopang kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga menjadi investasi sosial untuk mendukung pendidikan anak dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Penyaluran berlangsung di Pos Penyaluran Bantuan di Jalan Pepera, Nabire, dengan sasaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Distrik Nabire dan Distrik Teluk Kimi.
Koordinator PKH Kabupaten Nabire, Agustina Papare, menjelaskan bahwa setiap KPM menerima bantuan sembako senilai Rp600 ribu per keluarga. Sementara bantuan PKH diberikan sesuai komponen yang dimiliki masing-masing keluarga.

“Besaran bantuan PKH berbeda-beda karena disesuaikan dengan komponen yang dimiliki penerima manfaat,” jelasnya, Kamis (11/06).
Komponen PKH mencakup lansia, penyandang disabilitas, anak-anak, peserta didik, ibu hamil, hingga anak usia dini. Untuk komponen pendidikan, bantuan diberikan kepada anak yang masih menempuh pendidikan mulai jenjang SD hingga SMA.

Keberadaan komponen pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam program ini karena diharapkan mampu membantu keluarga menjaga keberlangsungan sekolah anak di tengah tantangan ekonomi.
Penyaluran bantuan dijadwalkan berlangsung hingga 14 Juni 2026, sehingga seluruh penerima manfaat dapat memperoleh haknya sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Seorang warga penerima bantuan mengaku bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya.
“Bisa membantu untuk biaya sehari-hari dan anak sekolah,” katanya.

Melalui penyaluran PKH dan bantuan sembako Tahap II ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok dan mendukung pendidikan anak sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan keluarga.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]





Tinggalkan Komentar