INFO NABIRE
Home » Blog » Anggota Polda Papua Tengah Ditikam di Nabarua, 5 Pelaku Ditangkap!

Anggota Polda Papua Tengah Ditikam di Nabarua, 5 Pelaku Ditangkap!

(Anggota Polda Papua Tengah Ditikam di Nabarua, 5 Pelaku Ditangkap!)
(Anggota Polda Papua Tengah Ditikam di Nabarua, 5 Pelaku Ditangkap!)

Nabire, Seorang anggota Polda Papua Tengah, Brigpol Riccy Kani, menjadi korban pengeroyokan dan penikaman saat merespons laporan adanya dua anggota Brimob yang dihadang sekelompok pemuda di kawasan Nabarua, Kabupaten Nabire. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIT.

Insiden itu mengakibatkan Brigpol Riccy mengalami luka serius pada bagian wajah serta patah rahang sebelah kiri. Setelah kejadian, korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD Nabire.

Kabid Humas Polda Papua Tengah, I Made Suartika, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut seorang anggota kepolisian menjadi korban serangan sekelompok pemuda di kawasan Nabarua.

“Benar, ada satu anggota Polda Papua Tengah yang menjadi korban penikaman oleh sekelompok pemuda di kawasan Nabarua,” ujar I Made saat dikonfirmasi.

Berawal dari Dua Anggota Brimob Dihadang

Peristiwa tersebut bermula ketika dua anggota Brimob dilaporkan menghadapi hadangan sekelompok pemuda. Para pemuda tersebut diduga berada di bawah pengaruh minuman keras.

Karena situasi dinilai membutuhkan bantuan, kedua anggota Brimob kemudian menghubungi Brigpol Riccy Kani. Korban bersama seorang rekannya selanjutnya mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus merespons laporan tersebut.

Namun, situasi justru berubah menjadi aksi kekerasan. Sesampainya di lokasi, Brigpol Riccy diduga langsung diserang dan dikeroyok oleh sejumlah orang.

Dalam serangan tersebut, korban mengalami penikaman menggunakan senjata tajam pada bagian wajah. Akibatnya, korban menderita luka serius dan mengalami patah rahang sebelah kiri.

“Ketika sampai di lokasi, korban langsung diserang dan ditikam. Tim URC bersama personel Polsek Nabire Kota kemudian bergerak dan mengamankan sejumlah pelaku,” jelas I Made.

Lima Orang Diamankan, Satu Masih Diburu

Kepolisian bergerak melakukan penyelidikan setelah insiden tersebut. Dari enam orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penikaman, lima orang telah diamankan.

Kelima orang tersebut masing-masing berinisial KA (27), JSL (22), FS (27), SOW (25), dan JR (33). Mereka kini ditahan di Polsek Nabire Kota untuk menjalani proses hukum.

Sementara itu, satu orang lainnya yang diduga terlibat masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Polda Papua Tengah memastikan penyidikan terhadap kasus tersebut terus berjalan. Polisi juga telah mengumpulkan sejumlah alat bukti untuk memperkuat proses hukum.

Korban Berpotensi Dirujuk ke Jakarta

Kondisi luka yang dialami Brigpol Riccy membuat korban membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Kepolisian berencana merujuk korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, guna memperoleh perawatan yang lebih intensif.

I Made mengatakan proses hukum terhadap para pelaku akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Dokumen laporan polisi dan hasil visum et repertum juga telah disiapkan sebagai bagian dari alat bukti dalam penyidikan.

“Laporan polisi dan hasil visum et repertum telah dibuat dan menjadi bagian dari alat bukti untuk memproses para pelaku sesuai perbuatannya,” tegasnya.

Kepolisian masih memburu satu orang yang belum tertangkap. Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.