INFO NABIRE
Home » Blog » Jarak Pandang Cuma 70 Meter, Penerbangan di Nabire Ditunda Akibat Asap Karhutla

Jarak Pandang Cuma 70 Meter, Penerbangan di Nabire Ditunda Akibat Asap Karhutla

(Jarak Pandang Cuma 70 Meter, Penerbangan di Nabire Ditunda Akibat Asap Karhutla)
(Jarak Pandang Cuma 70 Meter, Penerbangan di Nabire Ditunda Akibat Asap Karhutla)

Nabire, Aktivitas penerbangan di Bandara Udara Nabire, Papua Tengah, mengalami gangguan pada Jumat (21/8/2026). Kondisi tersebut dipicu menurunnya jarak pandang akibat kepulan asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar wilayah Nabire.

Jarak pandang yang berada jauh di bawah ambang batas keselamatan membuat sejumlah penerbangan harus ditunda hingga kondisi dinilai kembali aman. Pengelola bandara bersama maskapai melakukan penyesuaian operasional untuk mengutamakan keselamatan penumpang dan awak pesawat.

Plt. Kepala UPBU Kelas II Douw Aturure Nabire, Alrido Simanjuntak, mengatakan pihaknya telah menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) terkait kondisi tersebut hingga pukul 17.00 WIT.

“Jarak pandang hanya sampai 70 meter. Jika besok kondisinya masih sama, penundaan operasional penerbangan akan dilanjutkan. Namun, apabila asap sudah berpindah, operasional penerbangan dapat dibuka kembali,” kata Alrido saat dihubungi Nabire.net melalui sambungan telepon, Jumat sore.

Menurutnya, kondisi tersebut terus dipantau oleh pihak bandara. Koordinasi juga dilakukan bersama operator penerbangan, AIRNAV Indonesia, serta sejumlah pihak terkait untuk menentukan perkembangan operasional penerbangan.

Alrido menegaskan bahwa faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan penerbangan.

“Kami terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Gangguan ini berpotensi berdampak pada perjalanan masyarakat, terutama penumpang yang memiliki jadwal keberangkatan maupun kedatangan di Nabire. Penumpang diimbau terus memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing.

Pihak UPBU akan kembali mengevaluasi kondisi jarak pandang dan perkembangan asap sebelum menentukan apakah penerbangan dapat kembali beroperasi secara normal pada Sabtu (22/8/2026).

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.