Peneliti Balai Arkeologi Papua Minta Noken Dimasukan Dalam Kurikulum Pendidikan Di Sekolah
Jayapura – Noken sebagai salah satu hasil karya tradisional dari Papua yang diakui dunia senagai warisan budaya perlu dilestarikan, salah satunya dengan dimasukkan dalam mata pelajaran di sekolah yakni pelajaran muatan lokal.
Hal itu disampaikan Hari Suroto selaku peneliti dari Balai Arkeologi Provinsi Papua, pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Selasa 2 Mei 2019, seperti dilansir dari Kantor Berita Antara.
Hari menjelaskan, dengan adanya pengakuan dunia melalui UNESCO, pelestarian noken merupakan hal yang sangat penting, bahkan noken dinilai dapat menjadi sumber ekonomi kreatif bagi generasi muda di Papua.
Oleh karena itu, sesuai semangat Hari Pendidikan Nasional, noken bisa dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di sekolah, bukan hanya di 1 kabupaten saja, namun bisa diterapkan di seluruh Papua.
Dengan masuknya noken dalam kurikulum pendidikan di sekolah, maka pemerintah turut menjaga kearifan lokal serta bisa mendorong produksi noken semakin beragam dan berkualitas baik kedepannya.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar