Pencuri & Penadah Barang Curian Diciduk Reksrim Polres Nabire

Nabire – Pelaku pencurian dan penadah barang curian di Nabire, berhasil diringkus jajaran Sat Reskrim Polres Nabire, senin (04/05).
Hal itu dibenarkan Kapolres Nabire melalui Kasat Reskrim, AKP Dionisius V.D.P Helan, SIK. Pelaku pencurian berinisial NMW (33) sementara penadah barang curian berinisial NAN (26).
Pelaku NMW melakukan aksinya 28 April 2020 lalu di PT. Guna Indah Raya Gerai Garuda Indonesia, Jalan Pemuda Nabire, sesuai laporan polisi nomor LP/ 63 – K / V/2020/Papua/Res Nabire, Tanggal 04 Mei 2020.
Ia melakukan aksinya pada sore hari sekitar pukul 17.00 Wit. Pelaku masuk lewat ruko samping Kantor PT. Guna Indah Raya Gerai Garuda Indonesia yang saat itu pintu belakangnya tidak terkunci.
“Pelaku memanjat tembok ruko kemudian naik ke plafon kemudian menyebrang ke kantor PT. Guna Indah Raya Gerai Garuda Indonesia, selanjutnya turun ke lantai dua menggunakan bantuan selang air yg diikat dibesi plafon ruko. Kemudian pelaku turun ke lantai satu Kantor PT. Guna Indah Raya Gerai Garuda Indonesia lewat tangga,” ucap Kasat, seperti dilansir dari Humas Polres Nabire.
Saat itu juga pelaku melihat CCTV langsung mencabut colokan DVR agar tidak menyimpan rekaman CCTV, selanjutnya pelaku mengambil 1 buah Laptop Merek ASUS Warna putih, 1 buah Carge Laptop Warna hitam, 1 buah HP OPPO A39 Warna Gold dan 1 buah Flashdisk Warna putih merek TOSHIBA.
“Setelah pelaku mengambil barang didalam kantor PT. Guna Indah Raya Gerai Garuda Indonesia pelaku langsung keluar lewat tempat yang sama,” tutur Kasat.
Esok harinya pelaku pergi Ke Pasar Oyehe menjual 1 buah Laptop Merek ASUS berwarna putih bersama Cargher dengan harga Rp.700.000 kepada NAN sedangkan HP jenis OPPO dan Flashdisk pelaku simpan dirumahnya di Jalan Pemuda.
Barang bukti yang diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Nabire, berupa :
a.1 buah Laptop Merk ASUS Warna putih
b.1 buah Carge Laptop Warna hitam
c.1 buah HP OPPO A39 Warna Gold
d. 1 buah Flashdisk Warna putih merk TOSHIBA
“Saat ini ke 2 pelaku dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku pencurian di jerat pasal 362 KUHP dengan ancaman paling lama 5 tahun, sedangkan untuk pelaku penadah pencurian di jerat pasal 480 KUH Pidana ancaman paling lama 4 tahun,” tutup Kasat Reskrim.
[Nabire.Net]


Leave a Reply