INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Pemkab Puncak Jaya Tutup Juknis Konvergensi Stunting 2026, Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Pemkab Puncak Jaya Tutup Juknis Konvergensi Stunting 2026, Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

(Pemkab Puncak Jaya Tutup Juknis Konvergensi Stunting 2026, Perkuat Koordinasi Lintas Sektor)
(Pemkab Puncak Jaya Tutup Juknis Konvergensi Stunting 2026, Perkuat Koordinasi Lintas Sektor)

Puncak Jaya, 7 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya secara resmi menutup kegiatan Petunjuk Teknis (Juknis) Konvergensi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Tahun 2026 serta Bimbingan Teknis Monitoring Bangda Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga kesehatan, serta para pemangku kepentingan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dalam memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pencegahan dan penurunan angka stunting di daerah.

Penutupan kegiatan menandai berakhirnya rangkaian bimbingan teknis yang difokuskan pada penyamaan persepsi, peningkatan kapasitas aparatur, serta penguatan kolaborasi antarinstansi agar program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Puncak Jaya, Temin Enumbi, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Puncak Jaya.

“Setelah melaksanakan pembukaan hingga hari ini penutupan, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang untuk saling berkoordinasi, menyamakan persepsi, serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Puncak Jaya,” ujar Temin Enumbi.

Menurutnya, keberhasilan program percepatan penurunan stunting tidak hanya bergantung pada satu instansi, tetapi membutuhkan sinergi seluruh perangkat daerah agar setiap program pembangunan saling mendukung dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta memperoleh pembekalan mengenai implementasi konvergensi percepatan penurunan stunting, mekanisme monitoring pembangunan daerah, hingga strategi pelaksanaan program yang lebih terukur dan berkelanjutan. Materi tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam menyusun kebijakan maupun pelaksanaan program di masing-masing organisasi perangkat daerah.

Sementara itu, mewakili Bupati Puncak Jaya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Yahya Wonorenggo menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, dan peserta yang telah mengikuti kegiatan hingga selesai.

Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui program percepatan penurunan stunting.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, kami menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi mampu diwujudkan dalam langkah-langkah nyata di lapangan, terutama dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting,” katanya.

Yahya Wonorenggo menegaskan bahwa persoalan stunting merupakan tantangan bersama yang memerlukan kolaborasi lintas sektor. Oleh karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah diharapkan mampu menerjemahkan hasil bimbingan teknis ke dalam program kerja yang nyata dan terukur.

Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata. Peran pemerintah distrik, pemerintah kampung, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan anak-anak memperoleh gizi yang cukup serta layanan kesehatan yang optimal sejak masa kehamilan hingga usia balita.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu indikatornya adalah menurunkan angka stunting sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang baik, dan menjadi generasi penerus yang berkualitas.

Melalui bimbingan teknis tersebut, pemerintah daerah berharap setiap OPD memiliki pemahaman yang sama mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Dengan demikian, program yang dijalankan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi sesuai konsep konvergensi yang menjadi strategi nasional dalam penanganan stunting.

Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi dalam waktu lama, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Dampaknya tidak hanya memengaruhi tinggi badan anak, tetapi juga perkembangan otak, kemampuan belajar, produktivitas di masa depan, hingga kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan.

Karena itu, upaya penanganan stunting membutuhkan pendekatan yang menyeluruh melalui peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, perbaikan gizi, penyediaan air bersih dan sanitasi, edukasi keluarga, serta dukungan berbagai program pembangunan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menilai koordinasi yang solid antarinstansi menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mencapai target penurunan stunting tahun 2026. Melalui sinergi tersebut, setiap program dapat saling mendukung sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, dan balita yang menjadi sasaran utama.

Dengan berakhirnya kegiatan Petunjuk Teknis Konvergensi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Tahun 2026 serta Bimbingan Teknis Monitoring Bangda Tahun 2026, seluruh peserta diharapkan segera mengimplementasikan hasil pembelajaran di lapangan. Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya optimistis, melalui kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah distrik dan kampung, serta partisipasi aktif masyarakat, target percepatan penurunan stunting pada tahun 2026 dapat tercapai demi mewujudkan generasi Puncak Jaya yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

flyer tribal baru
previous arrow
next arrow