Pemkab Intan Jaya Kedepankan Langkah Persuasif Sikapi Gangguan Keamanan

Intan Jaya – Menyikapi situasi gangguan keamanan di wilayah Intan Jaya Papua, pemerintah daerah setempat terus melakukan upaya dan langkah langkah penyelesaian secara persuasif.
Upaya upaya tersebut selain dengan aparat keamanan, pemerintah daerah juga melibatkan seluruh unsur dan komponen masyarakat setempat.
Hal ini di sampaikan Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni saat di konfirmasi via telepon, sabtu (26/09). Bupati Natalis Tabuni mengatakan, upaya apapun yang dilaksanakan pemerintah guna penyelesaian persoalan keamanan, akan sangat terbantu jika seluruh masyarakat, terutama yang berada di Intan Jaya dapat bekerjasama dengan sadar dan penuh tanggung jawab untuk menciptakan situasi kembali menjadi aman seperti biasanya.
Menurut Natalis Tabuni, beberapa langkah telah dilaksanakan diantaranya mengadakan sejumlah pertemuan konsolidasi dengan pihak keamanan dan masyarakat di Sugapa, menghadirkan keluarga korban almarhum
Pendeta Yeremias Zanambani dari distrik Hitadipa, untuk bersaksi tentang kejadian yang menimpa pendeta Yeremias, memfasilitasi upaya olah TKP oleh aparat keamanan, pemerintah daerah dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.
Bupati juga mengatakan langkah berikut yang akan dilaksanakan adalah pertemuan dengan seluruh masyarakat di Intan jaya guna mendengar pendapat dan pikiran masyarakat terkait situasi dan langkah langkah penyelesaian.
Terkait hal tersebut, Bupati meminta pihak media pemberitaan untuk dapat berfungsi sebagai telinga mata dan suara rakyat yang menyuarakan kejadian di wilayah tersebut, secara jujur tanpa mengurangi atau menambahkan isi informasi. Bupati Natalis mengatakan informasi yang benar sangat berguna dalam penyelesaian persoalan saat ini.
“Tidak ada yang salah karena situasi saat ini adalah masalah bersama, masalah masyarakat, masalah pemerintah daerah, masalah negara, dan hanya bisa diselesaikan dengan baik, jika seluruh pihak bekerja sama dengan bertanggung jawab, terutama pihak media pemberitaan, salah satu cara adalah dengan tidak menyebarkan informasi yang tidak akurat tentang situasi dan kondisi Intan Jaya”,” tutup Bupati.
[Nabire.Net/Reyner Windesi]
Tinggalkan Komentar