INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Pemkab Dogiyai Gelar Pembinaan dan Seleksi Pemuda Berprestasi di Nabire

Pemkab Dogiyai Gelar Pembinaan dan Seleksi Pemuda Berprestasi di Nabire

(Pemkab Dogiyai Gelar Pembinaan dan Seleksi Pemuda Berprestasi di Nabire)
(Pemkab Dogiyai Gelar Pembinaan dan Seleksi Pemuda Berprestasi di Nabire)

Nabire, Pemerintah Kabupaten Dogiyai mendorong penguatan kualitas generasi muda melalui kegiatan pembinaan, pengembangan karakter, serta seleksi pemuda berprestasi. Program tersebut digelar melalui kerja sama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dogiyai bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Dogiyai.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu, 2-3 Oktober 2026, di Ballroom Homestay Swiss, Nabire. Puluhan pemuda asal Kabupaten Dogiyai mengikuti rangkaian kegiatan yang tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga pembentukan moral, karakter, mental, serta pengembangan potensi generasi muda.

Tiga Agenda Utama Pembinaan Pemuda

Rangkaian kegiatan tersebut mencakup tiga agenda utama. Pertama, sosialisasi dan lokakarya mengenai penyusunan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) dalam penyelenggaraan pembinaan kepemudaan.

Agenda kedua diarahkan pada penguatan moral dan karakter. Para peserta mendapatkan pembinaan mengenai pentingnya membangun sikap positif, memiliki tujuan hidup, serta menjaga kesehatan mental dalam proses meraih cita-cita.

Sementara agenda ketiga berupa seleksi dan bimbingan teknis bagi pemuda yang memiliki prestasi maupun potensi di bidang inovasi, sosial, dan budaya.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Dogiyai, Willem Tagi, yang hadir mewakili Bupati Dogiyai Yudas Tebai. Turut hadir Kepala Bidang Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Dogiyai, Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire Petrus Tekege, S.H., M.H., Ketua KONI Dogiyai Yermias Goo, S.E., Ketua KNPI Dogiyai Bernardo Boma, S.H., M.H., serta para peserta.

Pemuda Tak Cukup Hanya Berprestasi

Saat membuka kegiatan, Willem Tagi menegaskan bahwa pengembangan kemampuan pemuda harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter.

Menurutnya, Kabupaten Dogiyai memiliki banyak anak muda yang mempunyai potensi untuk berkembang dalam berbagai bidang, termasuk olahraga. Namun, potensi tersebut perlu ditopang kedisiplinan, perilaku yang baik, kesehatan, serta kemampuan menghindari kebiasaan yang dapat menghambat masa depan.

Ia menilai prestasi dan kemampuan teknis tidak akan cukup apabila tidak dibarengi karakter yang kuat.

Karena itu, pembinaan pemuda, kata Tagi, perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek moral, mental, kesehatan, bakat, dan kemampuan individu.

Tagi juga meminta peserta mengikuti seluruh materi yang diberikan selama kegiatan dan menjadikannya sebagai bekal yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Perkuat Pedoman Pembinaan Kepemudaan

Ketua panitia sekaligus Ketua KONI Kabupaten Dogiyai, Yermias Goo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki sejumlah landasan hukum dan perencanaan anggaran daerah.

Salah satu dasar yang digunakan adalah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Selain itu, kegiatan juga mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Dogiyai Nomor 1 Tahun 2026 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dogiyai Tahun Anggaran 2026.

Goo mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi penyelenggaraan urusan kepemudaan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten.

Melalui penyusunan NSPK, pemerintah daerah diharapkan memiliki pedoman yang lebih jelas dalam menjalankan program pembinaan pemuda sehingga pelaksanaannya dapat dilakukan secara terarah dan memiliki standar yang dapat menjadi acuan.

Dorong Pemuda Berkontribusi untuk Dogiyai

Keterlibatan KONI dan KNPI dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas ruang partisipasi pemuda Dogiyai. Organisasi kepemudaan dan olahraga dinilai memiliki peran penting dalam menemukan serta mengembangkan potensi generasi muda.

Pembinaan juga tidak hanya diarahkan pada pencapaian prestasi olahraga. Pemuda diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan di bidang inovasi, sosial, dan budaya.

Program tersebut pada akhirnya diharapkan dapat membantu menciptakan sumber daya manusia muda Dogiyai yang memiliki kemampuan, karakter, kreativitas, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga mampu mengambil peran dalam berbagai bidang pembangunan di Kabupaten Dogiyai.

Kegiatan di Nabire ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pembinaan generasi muda Dogiyai melalui pendekatan yang memadukan prestasi, karakter, organisasi, dan pengembangan potensi.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.