INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Pemkab Deiyai Salurkan Bantuan Ternak Babi Tahap II untuk Peternak di Tigi Barat

Pemkab Deiyai Salurkan Bantuan Ternak Babi Tahap II untuk Peternak di Tigi Barat

(Pemkab Deiyai Salurkan Bantuan Ternak Babi Tahap II untuk Peternak di Tigi Barat)
(Pemkab Deiyai Salurkan Bantuan Ternak Babi Tahap II untuk Peternak di Tigi Barat)

Deiyai, Pemerintah Kabupaten Deiyai kembali mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan. Bantuan ternak babi tahap II diserahkan kepada sejumlah kelompok peternak di Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, Rabu (2/9/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Waghete dan dilakukan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Deiyai Simon Mote bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai Alex Pigai. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah membantu masyarakat mengembangkan usaha produktif berbasis pertanian dan peternakan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai Alex Pigai mengatakan, penyaluran kali ini merupakan bagian dari tahapan kedua program bantuan ternak. Bantuan belum diberikan secara serentak kepada seluruh kelompok penerima karena proses distribusi masih dilakukan secara bertahap.

Menurut dia, masyarakat yang belum memperoleh bantuan akan tetap menjadi sasaran penyaluran berikutnya.

“Pagi hari ini kami baru saja menyerahkan babi kepada beberapa kelompok pada tahapan kedua. Selanjutnya, kampung dan kelompok yang belum mendapatkan bantuan dalam waktu dekat juga akan kami salurkan,” ujar Alex.

Ia meminta para penerima tidak hanya melihat bantuan tersebut sebagai pemberian pemerintah, tetapi sebagai modal awal untuk membangun usaha peternakan yang dapat berkembang dalam jangka panjang.

Sasar 43 kelompok di lima distrik

Penanggung jawab pembagian bantuan, Jhon Pigai, mengungkapkan bahwa program bantuan ternak babi tersebut dirancang untuk menjangkau 43 kelompok yang tersebar di lima distrik di Kabupaten Deiyai.

Pada penyaluran tahap II di Tigi Barat, bantuan diberikan kepada tiga kelompok peternak yang berasal dari empat kampung, yakni Wagomani, Widiwakiya, Digibagata, dan Epanai.

“Jumlah keseluruhan ada 43 kelompok yang akan mendapatkan bantuan. Untuk saat ini baru tiga kelompok yang diberikan. Masih ada sekitar 39 kelompok yang akan dibagikan lagi, baik kepada perorangan maupun kelompok,” jelas Jhon.

Dengan demikian, distribusi bantuan masih akan berlanjut setelah penyaluran tahap II tersebut.

Pemerintah berharap ternak berkembang

Alex Pigai menekankan pentingnya pemeliharaan ternak setelah bantuan diterima. Pemerintah daerah berharap babi yang diberikan dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga penerima.

Ia menilai keberhasilan program tidak hanya ditentukan dari jumlah ternak yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat merawat dan mengembangkan ternak tersebut.

“Bagi bapak dan ibu yang sudah mendapatkan ternak babi, kami harapkan bisa dipelihara dengan baik agar hasilnya juga bisa memuaskan,” katanya.

Menurut Alex, pemerintah memiliki komitmen untuk membantu masyarakat meningkatkan produktivitas melalui sektor pertanian dan peternakan. Pengembangan usaha tersebut diharapkan dapat membuka sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat ekonomi rumah tangga.

Program itu juga disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjalankan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Deiyai, termasuk semangat Enai Mo Ekowai untuk Deiyai.

Bantuan sayur dan kopi juga disiapkan

Selain ternak babi, Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai menyatakan masih menyiapkan sejumlah program bantuan lain untuk masyarakat. Di antaranya bantuan pengembangan tanaman sayuran dan kopi.

Alex mengatakan bantuan tersebut akan disalurkan sesuai dengan program yang telah direncanakan pemerintah daerah. Ia berharap masyarakat dapat menerima dan memanfaatkan setiap program secara optimal.

“Nanti ke depan juga akan kami salurkan bantuan-bantuan lain seperti sayur dan kopi. Niat baik pemerintah ini kami harapkan dapat disambut dan diterima baik oleh masyarakat agar hasilnya maksimal,” ungkapnya.

Bagi masyarakat penerima, bantuan ternak babi diharapkan tidak berhenti sebagai program bantuan jangka pendek. Pemerintah mendorong agar ternak dapat dipelihara, dikembangkan, dan menjadi bagian dari usaha ekonomi keluarga.

Dengan masih adanya puluhan kelompok yang menunggu giliran, proses distribusi bantuan ternak babi di Kabupaten Deiyai diperkirakan akan terus berlanjut. Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian juga akan melanjutkan program bantuan di sektor pertanian lainnya untuk mendukung produktivitas masyarakat.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.