Pemilihan Kakam Definitif Urung Dilaksanakan Karena Defisit APBD Nabire
Menindaklanjuti keluhan warga masyarakat di beberapa kampung yang ada di Distrik Yaur Nabire, terkait jabatan Kepala Kampung yang hingga saat ini masih berstatus Pejabat Sementara, maka warga dari tiga kampung yang ada di Distrik Yaur Nabire melakukan aksi damai di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) kabupaten Nabire, senin 23 Juli 2018.
Aksi tersebut dipimpin oleh Kepala Suku Yaur, Saul Waiwowi dan perwakilan Suku Yerisiam, Gunawan Inggeruhi.
Dalam aksi itu, warga mempertanyakan status tiga Kepala Kampung di Kampung Sima, Kampung Akudiomi dan Kampung Yaur, Distrik Yaur Nabire, yang hingga saat ini masih berstatus Pejabat Sementara sejak ditunjuk oleh Bupati Nabire, Juli 2017.
(Baca Juga : Sudah Setahun, Kakam Definitif Di 3 Kampung Di Distrik Yaur Nabire Belum Dipilih)
Dikatakan, Plt yang ditunjuk harusnya mempersiapkan pemilihan Kepala Kampung Definitif yang baru berdasarkan hasil pilihan warga kampung, namun hingga saat ini, tanda-tanda pemilihan Kepala Kampung yang baru tidak terlihat sejak tahun lalu.
Selain itu, warga juga mempertanyakan dana kampung di ketiga kampung tersebut yang belum cair karena adanya pro dan kontra SK penunjukan Pejabat Sementara Kepala Kampung yang lama dan yang baru.

Menanggapi hal itu, Kepala DPMK Nabire, Slamet, yang menemui warga, mengatakan, proses pemilihan Kepala Kampung membutuhkan anggaran. Karena hingga saat ini pemerintah kabupaten Nabire lagi defisit anggaran, sehingga pemilihan Kepala Kampung di Nabire belum dapat dilaksanakan.
Dikatakan, pemilihan Kepala Kampung baru bisa dilaksanakan setelah dianggarkan di APBD, dan kemungkinan akan dilaksanakan tahun depan.
Mendengar hal itu, warga yang menggelar aksi tersebut mengaku sangat kecewa.
[Nabire.Net]



Leave a Reply