Warga Pendatang Dibacok OTK di Dogiyai, Korban Dilarikan ke RSUD Paniai
Dogiyai, Seorang warga pendatang bernama Dadang Setiawan menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Senin (5/10/2026). Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Jalan Tokapo, Kampung Ikebo, Distrik Kamuu, pada pagi hari.
Korban yang sehari-hari bekerja sebagai sopir Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam. Setelah kejadian, korban langsung mendapat pertolongan dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Paniai.
Korban Berlari dalam Kondisi Berlumuran Darah
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian berlangsung sekitar pukul 10.05 WIT. Sesaat setelah mengalami serangan, Dadang berlari menyelamatkan diri ke arah lokasi tempat seorang warga sedang berjualan.
Saksi bernama Alim Musin kemudian melihat korban dalam kondisi wajah berlumuran darah. Saksi segera memberikan pertolongan dengan membawa korban menggunakan sepeda motor menuju sebuah klinik milik dokter Miftah.
Namun, karena keterbatasan fasilitas medis, korban kemudian dipindahkan ke Klinik K12 untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Korban diketahui mengalami luka robek pada kedua sisi pipi, lengan kanan bagian bawah, tangan kanan, serta pergelangan tangan kanan.
Polisi Langsung Mendatangi Lokasi
Aparat kepolisian menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan segera bergerak menuju lokasi. Tim patroli Polres Dogiyai mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan sekaligus mengumpulkan informasi awal.
Kapolres Dogiyai bersama sejumlah pejabat kepolisian juga mendatangi Klinik K12 untuk memantau kondisi korban dan berkoordinasi dengan tenaga medis mengenai proses penanganan selanjutnya.
Setelah mendapatkan perawatan awal, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Kabupaten Paniai dengan pengawalan personel kepolisian.
Pelaku dan Motif Masih Diselidiki
Hingga laporan ini dibuat, identitas pelaku belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik aksi kekerasan tersebut.
Kondisi korban yang mengalami sejumlah luka cukup serius juga menjadi salah satu kendala dalam memperoleh keterangan langsung. Polisi masih menunggu kondisi korban memungkinkan untuk memberikan informasi terkait kejadian yang dialaminya.
Aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lanjutan.
Situasi Dipantau
Kasus pembacokan tersebut menambah perhatian terhadap aspek keamanan masyarakat di wilayah Distrik Kamuu. Warga di sekitar lokasi diharapkan tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Penyelidikan masih berlangsung. Polisi akan mendalami rangkaian kejadian, termasuk mencari saksi serta mengungkap identitas pihak yang diduga melakukan pembacokan terhadap Dadang.
Perkembangan kondisi korban dan hasil penyelidikan aparat menjadi informasi yang masih ditunggu untuk mengetahui secara pasti kronologi maupun motif di balik kejadian tersebut.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar