Gereja Bethel Indonesia (GBI) adalah gereja nasional dan internasional yang merupakan gereja yang cukup berkembang pesat di Indonesia maupun di luar negeri, dengan kemajuan dan pertumbuhan yang demikian maka GBI terus berbenah diri secara internal organisasi baik ditingkat sinode Badan Pengurus Daerah (BPD) maupun Badan Pengurus Wilayah (BPW) sampai ke jemaat-jemaat lokal agar mampu mengimbangi perkembangan zaman yang demikian cepat, sehingga pembangunan rumah ibadah menjadi sangat relevan dengan tuntunan pembinaan dan perkembangan umat Tuhan.
GBI sebagai lembaga keagamaan yang terbuka, transparan dan fleksibel GBI memiliki visi sebagai tujuan pelayan kedepan yaitu “ menjadi seperti Yesus Kristus”, untuk mencapai visi tersebut maka GBI melaksanakan Misi yaitu “Memberitakan kabar keselamatan kepada segala bangsa” menjadi orang percaya murid kristus, melengkapi orang percaya untuk pekerjaan pelayanan bagi pembangunan tubuh Kristus dan meningkatkan persatuan dan kesatuan Tubuh Kristus, maka pembanguana rumah Ibadah di pandang sangat perlu sebagai sarana pembinaan iman umat Tuhan khususnya warga GBI Jemaat Nabire Kota yang di harapkan mampu membawa dampak perubahan secara spiritual bagi kota dan daerah dimanapun jemaat berada.
Berkaitan dengan hal itu pada Jumat, 24 Oktober 2014, Sekertaris Daerah Kabupaten Nabire,Drs. Jhoni Pasande atas nama Bupati melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja GBI Nabire Kota yang terletak di jalan Kusuma Bangsa Nabire.
Sekda dalam arahannya memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran kehadiran Gereja Bethel Indonesian(GBI) di tanah Papua yang menurutnya telah membawa banyak sekali perubahan yang sangat mendasar bagi peradaban masyarakat Nabire dari alam kegelapan menuju terang yang dikuasai oleh Injil Kristus, sebab kehadiran gereja di tengah-tengah masyarakat adalah sebagai pemersatu umat agar terjalin kerukunan hidup antar sesama jemaat maupun agama lain secara umum, dengan demikian karya nyata GBI menjadi sinkron dengan salah satu program pembangunan Kabupaten Nabire bidang keagamaan yang bertujuan tidak hanya menghasilkan manusia yang cerdas, akan tetapi jauh lebih penting adalah bagaimana menghasilkan manusia yang memiliki iman, bermoral dan takut akan Tuhan.
Gereja pada hakekatnya terpanggil untuk menjadi pelaku pembangunan yang membawa terang, kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat serta memberikan konstribusi yang nyata membaharui kehidupan bersama sebagai sesama umat beragama dan sesama warga bangsa. Gereja juga bukan hanya menyampaikan berita kesukaan mengenai pembebasan dari kuasa-kuasa dosa tetapi Gereja juga berbicara mengenai pembebasan dari keterbelakangan, kebodohan, kemiskinan, dan kemelaratan”Tegas Jhon Pasande.
Mengakhiri sambutannya Sekda Kabupaten Nabire ini mengajak seluruh masyarakat Nabire untuk bersama menyatukan hati dan pikiran untuk membuka keterisolasian Nabire menuju tatanan kahidupan masyarakat yang berkeadilan, sejahtera, makmur, dan mandiri.
Peletakan batu pertama pembangunan gedung GBI Jemaat Nabire kota dihadiri oleh para Muspida, hamba-hamba Tuhan, dan perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire yang di wakili oleh Yafet Iyai, S.Th, serta anggota jemaat simpatisan dan jemaat setempat.
Leave a Reply