INFO OLAHRAGA
Home » Blog » Pelepasan Kontingen Bulutangkis Nabire Ke Arafuru Cup

Pelepasan Kontingen Bulutangkis Nabire Ke Arafuru Cup

2

Bertempat di lantai 2 Zaitun Cafe, Rabu (13/8), Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno melepas kontingen bulutangkis Nabire menuju Open Tournament Arafuru Cup di Merauke, Provinsi Papua.

Ketua PBSI Kabupaten Nabire, H. Syamsul Akmar, dalam laporanya menyampaikan, Kontingen Nabire akan mengikuti kejuaraan Bulutangkis Arafuru Cup di Merauke Papua dan beranggotakan 8 pemain terdiri dari 5 atlet putra dan 3 atlet putri.

Terangnya, dijadwalkan rombongan akan bertolak dari Nabire menuju Jayapura pada pukul 05.00 WIT dengan menggunakan KM. Lambelu. Untuk selanjutnya pada tanggal 17 Agustus bertolak dari Jayapura menuju Merauke dengan menggunakan pesawat. Ke-8 pebulutangkis itu akan didampingi seorang menejer, Usman dan 2 orang pelatih yaitu Ariyanto dan Firman.

Menurut Ketua PBSI, atlet-atlet yang dikirim ke Arafuru Cup 2014, merupakan atlet-atlet yang sudah tidak asing lagi dan atlet-atlet tersebut yang juga dikirim dan telah mengikuti kejuaraan Bulutangkis Walikota Cup di Jayapura dan masuk 5 besar.

“Saya berharap prestasi di Walikota Cup dapat menular diajang Arafuru Cup 2014 ini sehingga Tim Nabire paling tidak masuk di 5 besar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, sebelum melepas, dalam arahanya menyampaikan terima kasih utamanya kepada Ketua PBSI Kabupaten Nabire, khususnya dalam pembinaan olahraga bulutangkis banyak terobisan yang diambil demi peningkatan prestasi atlet dan organisasi bulutangkis. Dengan harapan terobosan-terobosan itu dapat ditingkatkan.

Menurutnya, dalam hal prestasi tidak semata pembinaan di daerah. Tetapi perlu ada pembinaan keluar untuk menambah jam terbang/pengalaman para atlet.

“Kami yakin diluar banyak pengalaman-pengalaman yang perlu kita ambil, kita timba,” ujarnya.

Dikatakan Madyo Prayitno, dengan keterbatasan yang ada baik itu di PBSI maupun KONI bukan merupakan kendala. Namun bila koordinasi tetap berjalan pasti ada jalan keluar terbaik demi kemajuan para atlet dan dunia bulutangkis Nabire.

Pemberangkatan Tim Bulutangkis ke Marauke, seyogyanya apa yang telah dicapai dijadikan pengalaman bagi para atlet, meneger dan pelatih untuk menyatukan semangat dalam mengahdapi Turnamen Arafuru Cup.

“Banyak hal yang telah dijalani para atlet dan itu merupakan modal utama dalam keiikusertaan diturnamen ini.Selain itu juga perlu menyatukan pikiran tim, baik atlet, meneger dan atlet karena itu akan membnagkitkan semangat bagi para atlet,” ungkapnya.

Ungkapnya, walapun mendesak/waktu yang sempit, KONI akan selalau melakukan koordinasi dengan PBSI sehingga  bila terjadi sesuatu tetap akan terpantau.

Ketua Harian KONI berpesan, walapun mengkiti kejuaraan yang sifatnya Open Tournament, namun  tetap saja seagai duta atau wakil Kabupaten Nabire, olehkarena itu jaga nama baik Kabupaten Nabire secara utuh dan secara perorangan.

“Kalah dan menang hal biasa, jaga nama baik daerah ini. Dan yang terpenting jangan melupakan Tuhan, karena kekuatan Tim itu semuanya dari Sang Pencipta,” katanya.

Madyo Prayitno juga berpesan agar Tim memperhatikan aturan-aturan pertandingan sehingga mengerti tujuan dari kejuaraan itu.

“Dengan pengalaman yang perah dilakoni, baik di Jayapura, Surabaya hendaknya dapat dipraktekan di lapangan. Bermain dengan percaya diri bahwa saya bisa. Ini perlu ditanamkan dalam hati para atlet, meneger dan pelatih. Bila sudah ada pikiran saya bisa itu sudah merupakan dorongan semangat bertanding,” tuturnya.

Menurut Ketua Harian KONI, Ketua PBSI juga perlu melihat daerah-daerah yang melaksanakan kejuaraan dan diatas rata-rata. Karena itu penting untuk mengembangkan para atlet.

“Jangan beranggapan bahwa kita di Nabire sudah bagus padahal diluar sana masih ada yang lebih bagus dan yang penting masih harus digali dan dipetik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Harian KONI juga menyampaikan terima kasih kepada orangtua atlet yang telah mengijinkan anak-anaknya untuk keluar daerah mengikuti kejuaraan Arafuru Cup di Merauke dan memberikan dorongan serta semangat, lebih adri itu melepas anak-anaknya dengan doa restu.

“Mari kita dorong anak-anak kita dan hal ini mudah-mudahan menular kepada orangtua yang lain sehingga anak-anaknya dapat berprestasi yang maksimal,” pungkasnya.

(Papuaposnabire)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.