INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Pelajar SMP-SMA di Waghete Ikuti Seminar HIV/AIDS Saat Hari Perempuan Sedunia

Pelajar SMP-SMA di Waghete Ikuti Seminar HIV/AIDS Saat Hari Perempuan Sedunia

Deiyai, 10 Maret 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Sedunia yang diperingati setiap 8 Maret, Kewita Learning Initiative menggelar seminar kesehatan bertema “Bahaya Pergaulan Bebas dan HIV/AIDS di Kalangan Remaja” di Aula Soskat St. Yohanes Pemandi, Waghete, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh pelajar SMP dan SMA se-Ibu Kota Waghete serta melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti pemuda, perwakilan Dinas Kesehatan, gereja, dan orang tua.

Seminar tersebut menghadirkan dua pemateri, yakni dr. Banki Sirampung yang memaparkan materi tentang mekanisme penularan serta upaya pencegahan HIV/AIDS, dan Naomi Edowai, SKM., M.Kes yang menjelaskan dampak negatif pergaulan bebas bagi remaja.

Dalam sambutannya, pegiat gerakan perempuan dari penyelenggara, Marselina Mote, menyampaikan bahwa nilai kesetaraan gender sebenarnya telah lama hidup dalam keseharian perempuan Papua, bahkan sebelum istilah feminisme dikenal luas.

Menurutnya, berbagai aktivitas sederhana yang dilakukan perempuan Papua, seperti berkebun untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun menyuarakan perlindungan bagi generasi muda, merupakan bagian dari perjuangan perempuan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat.

“Kerja sederhana seperti berkebun untuk keluarga atau bersuara melindungi generasi adalah bagian dari perjuangan perempuan yang menjadi fondasi masyarakat,” ujarnya.

Marselina menjelaskan bahwa seminar ini juga merupakan upaya untuk memastikan perempuan, khususnya generasi muda, memperoleh akses terhadap pengetahuan tentang kesehatan reproduksi.

Selain penyampaian materi, kegiatan tersebut juga disertai dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan murni untuk tujuan kemanusiaan.

“Kegiatan ini murni demi kemanusiaan, bukan untuk kepentingan politik atau agama apapun, dengan tujuan menciptakan kehidupan yang lebih baik dan adil bagi semua gender, ras, dan etnis,” tegasnya.

Meski jumlah peserta tidak terlalu banyak, kegiatan berlangsung dengan antusias. Diharapkan melalui seminar ini para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya pergaulan bebas serta pencegahan HIV/AIDS di kalangan remaja.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.