Pelajar dan Mahasiswa Asal Siriwo di Nabire Terima Bantuan 100 Karung Beras
Nabire, Kepedulian masyarakat Distrik Siriwo terhadap generasi muda yang sedang menempuh pendidikan di Kota Nabire diwujudkan melalui penyaluran bantuan pangan. Sebanyak 100 karung beras diberikan kepada pelajar dan mahasiswa asal enam kampung di Distrik Siriwo, Sabtu (5/9/2026).
Penyaluran bantuan berlangsung di Kota Studi Nabire dan dilakukan oleh Kepala Distrik Siriwo, Anselmus Degei. Bantuan tersebut ditujukan bagi anak-anak dari Kampung Unipo, Epomani, Aibore, Tibai, Mabou, dan Ugida yang kini menjalani pendidikan jauh dari kampung halaman.
Bantuan itu merupakan bagian dari persediaan sekitar 19 ton beras yang sebelumnya diterima Distrik Siriwo untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat di enam kampung. Dalam proses pembagian tersebut, pemerintah distrik bersama para kepala kampung menyepakati sebagian beras dialokasikan khusus bagi pelajar dan mahasiswa yang berada di Nabire.
Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kebutuhan anak-anak yang harus tinggal di kota selama menjalani pendidikan. Jarak antara Kota Nabire dan kampung asal membuat dukungan dari keluarga serta masyarakat menjadi penting untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Anselmus menegaskan, bantuan yang diterima para pelajar dan mahasiswa bukan merupakan pemberian pribadi dari dirinya. Menurut dia, beras tersebut merupakan wujud perhatian masyarakat dari enam kampung terhadap anak-anak mereka yang sedang berjuang memperoleh pendidikan.
“Terima kasih banyak kepada orang tua di enam kampung yang telah memberikan bantuan. Bantuan ini bukan berasal dari saya secara pribadi, tetapi merupakan kepedulian orang tua dan masyarakat kampung kepada anak-anak mereka,” kata Anselmus.
Ia berharap bantuan tersebut dapat mengurangi sebagian beban kebutuhan hidup para pelajar dan mahasiswa selama berada di Kota Nabire. Lebih dari itu, dukungan tersebut diharapkan menjadi penyemangat agar mereka tidak kehilangan fokus dalam menyelesaikan pendidikan.
Menurut Anselmus, generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan masa depan masyarakat di enam kampung yang berada di Distrik Siriwo. Karena itu, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi membutuhkan dukungan bersama dari masyarakat.
Ia juga berpesan kepada para penerima bantuan agar memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya dan terus berusaha mencapai cita-cita.
“Saya berharap adik-adik semua dapat bersekolah dengan baik, sukses dalam perjuangan, dan terus belajar agar nantinya dapat membanggakan orang tua serta masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Anselmus turut menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog atas bantuan beras yang sebelumnya diterima Distrik Siriwo. Beras tersebut telah disimpan selama kurang lebih satu tahun sebelum akhirnya didistribusikan kepada masyarakat, termasuk pelajar dan mahasiswa di Kota Nabire.
Penyaluran 100 karung beras ini sekaligus menunjukkan adanya perhatian masyarakat kampung terhadap kebutuhan generasi muda yang sedang menjalani pendidikan di luar wilayah asalnya.
Anselmus berharap bantuan tersebut memberikan manfaat nyata bagi para penerima dan mendorong mereka untuk terus belajar, bekerja keras, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang dapat berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat Siriwo di masa mendatang.
“Mereka adalah aset masyarakat dan harapan orang tua di kampung,” pungkasnya.
[Nabire.Net/Marten Dogomo]





Tinggalkan Komentar