INFO NABIRE
Home » Blog » Pastor Yance Yogi Minta Pemerintah dan Pihak Keamanan Pegang Tokoh-Tokoh Ini untuk Atasi Pertikaian Warga

Pastor Yance Yogi Minta Pemerintah dan Pihak Keamanan Pegang Tokoh-Tokoh Ini untuk Atasi Pertikaian Warga

(Pastor Yance Yogi Minta Pemerintah dan Pihak Keamanan Pegang Tokoh-Tokoh Ini untuk Atasi Pertikaian Warga/Foto.M.Irpan/Nabire.Net)

Nabire – Tokoh agama dari Intan Jaya, Pastor Yance Yogi, meminta kepada Kapolres Nabire, Pj.Sekda Papua Tengah dan Bupati Nabire untuk melakukan pendekatan dengan pimpinan gereja, MRP, DPRD dan Tokoh Intelektual agar bisa dilibatkan dalam penyelesaian konflik atau pertikaian antar warga di Nabire.

Hal itu disampaikan Pastor Yance Yogi kepada Penjabat Sekda Papua Tengah, Anwar Damanik, S.STP., MM dan Kapolres Nabire, AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro S.H S.I.K M.Si., saat berdialog mencari solusi terkait pertikaian antar warga di Bumi Wonorejo Nabire, Sabtu (27/04/2024).

“Untuk bisa mengatasi hal ini, ada Kepala Suku tiap suku untuk mendekati mereka dan setiap suku punya pimpinan gereja, MRP, DPRD dan Intelektual Hebat. Pegang mereka ini. Kalau kita pegang mereka maka masalah akan aman. Kalau tidak dekati mereka maka kepala pusing,” ungkap Pastor Yance.

“Ini bukan wilayah pelayanan saya, tetapi karena ini umat saya maka saya datang,” lanjut Pastor Yance.

Apa yang disampaikan Pastor Yance Yogi, diaminkan oleh Penjabat Sekda Papua Tengah yang mendukung masukan hebat dari Pastor Yance Yogi tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah daerah sudah mewacanakan akan mengumpulkan para Kepala Suku, Tokoh Intelektual dan Tokoh Agama untuk menciptakan kondusivitas menyeluruh.

(Baca Juga : Penjabat Sekda Papua Tengah Ajak Pihak Terkait Duduk Bersama Atasi Pertikaian Warga di Nabire)

Sebagai informasi, telah terjadi pertikaian antar warga di dua lokasi yang berbeda di kelurahan Bumi Wonorejo Nabire. Dalam pertikaian tersebut, satu orang mengalami luka-luka dan sudah mendapat penanganan medis.

[Nabire.Net/M.Irpan]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.