INFO NABIRE
Home » Blog » Pasokan Bawang Merah dan Bawang Putih di Nabire Masih Aman di Tengah Kekeringan

Pasokan Bawang Merah dan Bawang Putih di Nabire Masih Aman di Tengah Kekeringan

(Pasokan Bawang Merah dan Bawang Putih di Nabire Masih Aman di Tengah Kekeringan)
(Pasokan Bawang Merah dan Bawang Putih di Nabire Masih Aman di Tengah Kekeringan)

Nabire, Ketersediaan sejumlah kebutuhan pangan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, masih terpantau aman meski masyarakat mulai menghadapi kekhawatiran terhadap dampak musim kemarau dan fenomena El Nino. Salah satu komoditas yang stoknya disebut masih mencukupi adalah bawang merah dan bawang putih.

Informasi tersebut disampaikan distributor yang beraktivitas di Pasar Kalibobo saat mengikuti rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Nabire terkait langkah antisipasi dampak El Nino, Rabu (26/8/2026).

Dalam rapat tersebut, distributor menyampaikan bahwa pasokan bawang merah dan bawang putih masih tersedia di pasar. Harga kedua komoditas itu berada di kisaran Rp50 ribu. Pasokan pangan tersebut antara lain didatangkan dari Manokwari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Nabire.

Selain bawang, harga sejumlah komoditas cabai juga menjadi perhatian. Rica dan cabai keriting saat ini berada pada kisaran Rp80 ribu hingga Rp90 ribu. Harga tersebut dinilai masih relatif terkendali dibandingkan sebelumnya, ketika harga rica sempat mencapai Rp120 ribu.

Kondisi pasokan pangan menjadi perhatian pemerintah daerah karena kekeringan berpotensi memengaruhi produksi pertanian lokal. Penurunan hasil panen sayuran, cabai, tomat hingga bawang dapat mengurangi pasokan dan pada akhirnya mendorong kenaikan harga di tingkat konsumen.

Bupati Nabire Mesak Magai mengatakan pemerintah perlu mengantisipasi kondisi tersebut agar dampak kekeringan tidak berkembang menjadi persoalan inflasi.

Menurutnya, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mendatangkan kebutuhan pangan dari daerah lain ketika produksi lokal mengalami penurunan. Strategi tersebut diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang dan kebutuhan masyarakat.

Mesak juga meminta para distributor tidak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga secara tidak wajar, terutama terhadap komoditas yang stoknya masih tersedia.

Pemerintah Kabupaten Nabire selanjutnya akan melakukan pemantauan terhadap persediaan dan perkembangan harga sejumlah kebutuhan pokok selama periode kekeringan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh pangan dengan harga yang terjangkau sekaligus mengantisipasi tekanan inflasi akibat dampak El Nino.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.