INFO OLAHRAGA INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Naomi Kotouki Pimpin IPSI Papua Tengah, Fokus Pembinaan Atlet hingga Kompetisi Berjenjang

Naomi Kotouki Pimpin IPSI Papua Tengah, Fokus Pembinaan Atlet hingga Kompetisi Berjenjang

(Naomi Kotouki Pimpin IPSI Papua Tengah, Fokus Pembinaan Atlet hingga Kompetisi Berjenjang)
(Naomi Kotouki Pimpin IPSI Papua Tengah, Fokus Pembinaan Atlet hingga Kompetisi Berjenjang)

Nabire, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Papua Tengah menetapkan Naomi Kotouki, S.Ip., sebagai ketua baru untuk masa bakti 2023-2027. Penetapan tersebut dilakukan melalui Musyawarah Luar Biasa Provinsi (Muslubprov) IPSI Papua Tengah yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, 26 September 2026.

Musyawarah luar biasa digelar untuk menetapkan kepengurusan baru setelah ketua sebelumnya dinilai tidak lagi aktif menjalankan tugas organisasi. Forum tersebut diikuti sejumlah unsur pengurus olahraga dan perguruan pencak silat yang berada di wilayah Papua Tengah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua II KONI Provinsi Papua Tengah, Ketua IPSI Kabupaten Nabire, Ketua IPSI Kabupaten Mimika, serta perwakilan enam perguruan pencak silat. Perguruan yang hadir terdiri atas PSHT, Tapak Suci, Persinas ASAD, Pagar Nusa, IKSPI, dan Pencak Silat Militer.

Setelah mendapat mandat memimpin organisasi, Naomi menyampaikan sejumlah agenda yang akan menjadi perhatian utama kepengurusan IPSI Papua Tengah. Salah satunya adalah membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan dengan memulainya sejak usia dini.

Selain pembinaan atlet, peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang pencak silat juga menjadi agenda penting. IPSI Papua Tengah akan mendorong peningkatan kualitas pelatih serta wasit dan juri agar pembinaan dan pelaksanaan pertandingan dapat berjalan semakin profesional.

Naomi juga menargetkan terselenggaranya kompetisi secara berjenjang. Pertandingan diharapkan dapat menjadi ruang bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke level nasional.

“Pembinaan atlet akan dimulai dari usia dini. Kami juga akan meningkatkan kualitas pelatih, wasit dan juri, serta mendorong kompetisi yang berjenjang,” ujar Naomi dalam sambutannya.

Ia menambahkan, peningkatan prestasi atlet pencak silat Papua Tengah di tingkat nasional menjadi salah satu sasaran yang ingin diwujudkan melalui program kepengurusan baru.

Muslubprov IPSI Papua Tengah berlangsung dalam suasana tertib dan khidmat. Para peserta juga menyatakan komitmen untuk mendukung program yang akan dijalankan kepengurusan baru.

Dengan kepengurusan baru tersebut, IPSI Papua Tengah diharapkan dapat memperkuat sistem pembinaan pencak silat di daerah sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet muda untuk berkembang dan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.