INFO NABIRE
Home » Blog » Meriahnya Festival Budaya 2015 Yang Digelar SMA YPPK Adhi Luhur Nabire

Meriahnya Festival Budaya 2015 Yang Digelar SMA YPPK Adhi Luhur Nabire

3

Budaya merupakan jati diri dan identitas suatu bangsa yang harus dihormati dan dilestarikan agar menjadi warisan anak cucu kedepannya, dan menjadi tanggung jawab kita bersama yaitu generasi muda.

Demikian sambutan Pejabat Bupati Nabire Sendius Wonda SH M.Si pada pembukaan pagelaran Festival budaya 2015, sabtu 31 oktober 2015, bertempat di halaman SMA YPPK Adhi Luhur Nabire.

Sendius Wonda mengatakan, NKRI memiliki beragam kebudayaan dimana budaya itu merupakan peninggalan nenek moyang yang harus diturunkan kepada generasi muda sebagai generasi penerus agar budaya tersebut tidak punah.

Untuk itu harus ada upaya untuk melestarikan nilai-nilai budaya serta memberi ruang dalam mengembangkan budaya di dalam masyarakat agar budaya yang dimiliki tetap terpelihara.

Sementara itu dalam sambutannya, Kepala Pengendali Kegiatan Festival, Romo Sudiharto SJ mengatakan, Festival Budaya yang mengangkat tema, “Aku Bangga Mengenal Budayamu” ini, dilatarbelakangi oleh adanya kepunahan bahasa, degradasi nilai-nilai budaya asli di setiap suku dan derasnya pengaruh modernisasi-globalisasi yang semakin kejam dan menggusur nilai-nilai khas budaya lokal pada setiap suku bangsa di Indonesia. Sehingga kenyataan masalah-masalah ini membuat setiap warga negara kehilangan tujuan ideal dan pegangan hidup dalam berbagai aspek.

Oleh karena itu menurut Romo Sudiharto SJ, ada tiga poin penting dari pelaksanaan Festival Budaya SMA YPPK Adhi Luhur tersebut yaitu agar para siswa, guru dan setiap warga negara Indonesia yang berada di Nabire dapat mempertahankan budaya aslinya secara kontinyu dalam hidup sehari-hari, setiap peserta didik dapat saling mengetahui dan mengenal keaslian budayanya masing-masing suku yang ada di Indonesia, dan agar setiap siswa dapat merasa memiliki atas keanekaragaman budaya lokal sebagai satu kesatuan budaya bangsa Indonesia.

1 2 4 5

Adapun para siswa-siswi yang terlibat dalam kegiatan Festival Budaya ini terdiri dari 10 suku bangsa yakni dari Sulawesi, Cina, Jawa, Makasar, Batak, Manado, Sanger, Toraja, Flobamora (Ambon-Key-Flores) dan suku Papua gunung-Pantai.

Post Related

Leave a Reply

  • re
    10 December, 2015 11:12 at 11:12

    Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai nusantara indonesia.Benar benar bermamfaat dalam menambah wawasan kita mengenai indonesia Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Indonesia yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar Indonesia

Your email address will not be published.