Mahasiswa Intan Jaya Tegaskan Aksi Damai, Daud Pigau: Kami Tidak Ingin Anarkis
Nabire, 7 April – Ketua Ikatan Mahasiswa Pelajar Intan Jaya di Nabire, Daud Pigau, menegaskan bahwa pihaknya tidak menginginkan terjadinya tindakan anarkis dalam kegiatan unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa.
Daud menjelaskan bahwa dirinya tidak bertindak sebagai koordinator lapangan (korlap) maupun penanggung jawab aksi, melainkan berperan sebagai perantara komunikasi antara peserta aksi dan pihak keamanan.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara massa aksi dan aparat keamanan sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kita sama-sama punya tugas untuk menjaga keamanan bersama. Kami tidak mau ada tindakan anarkis dan hal-hal lain yang merugikan,” ujar Daud.
Ia juga menyebutkan bahwa jika terjadi kericuhan, biasanya berasal dari pihak di luar kelompok mahasiswa yang tidak bertanggung jawab.
“Kami ingin menyampaikan kepada publik bahwa yang memiliki hak ulayat masih bersuara, tetapi dengan cara damai,” katanya.
Daud menambahkan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan aparat keamanan selama kegiatan berlangsung. Ia bahkan menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab apabila diperlukan.
“Kita sering berada di lapangan, dan bila perlu saya siap memberikan KTP saya sebagai bentuk tanggung jawab,” ujarnya.
Terkait pergerakan massa dari titik Siriwini menuju SP, Daud menyebut jarak yang ditempuh cukup jauh sehingga kemungkinan rombongan baru tiba pada sore atau malam hari.
Namun demikian, ia menyampaikan bahwa apabila aparat memiliki inisiatif untuk membantu mengangkut peserta menggunakan kendaraan, hal tersebut tidak menjadi masalah.
“Kami yang ada di sini siap berjalan kaki, dan bapak-bapak aparat bisa mengawal demi keamanan bersama,” tutupnya.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]


Leave a Reply