INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Mahasiswa Intan Jaya Manokwari Pertanyakan Janji Pemda Terkait Pemulangan Jenazah Itam Mirip

Mahasiswa Intan Jaya Manokwari Pertanyakan Janji Pemda Terkait Pemulangan Jenazah Itam Mirip

Manokwari, Ikatan Mahasiswa Intan Jaya kota studi Manokwari mempertanyakan janji dari Penjabat Bupati Intan Jaya, Sekda dan Kabag Kesra Pemda Intan Jaya terkait pengurusan pemulangan jenazah mahasiswa asal Intan Jaya dari Manokwari ke Nabire, atas nama Itam Mirip.

Menurut keterangan mahasiswa, sampai saat ini mereka belum mendapat respon baik dari Pj.Bupati, Sekda dan Kabag Kesra Intan Jaya.



“Mana janji dari Pak Pj.Bupati, Sekda dan Kesra? Sampai menit ini belum ada respon baik dari Pj.Bupati, Sekda dan Kabag Kesra,” keluh mahasiswa.

Para mahasiswa mengatakan, carteran pesawat untuk membawa jenazah almarhum Itam Mirip dari Manokwari ke Nabire difasilitasi oleh Bapak Yoyakim Mujizau dengan biaya sebesar Rp.69.705.725.-

Mahasiswa juga merinci utang dan kebutuhan yang belum terselesaikan dan belum mendapat respon dari Pj.Bupati, Sekda dan Kabag Kesra, diantaranya :

  1. Utang pinjaman uang untuk peti dan karantina

  2. Utang pinjaman untuk bahan makanan duka di kota studi Manokwari

  3. Utang yang belum dibayar kepada tenaga kerja bandara Rendani yang kerja di luar jam kerja yang terdiri ambulance, rekan-rekan Airnav, AMC, bandara dan extend

  4. Uang tutup duka untuk kota studi, karena disana mahasiswa 16 kabupaten yang ada dalam naungan organisasi mahasiswa pegunungan tengah yang berencana balik besok hari

  5. Uang tiket balik mahasiswa yang antar jenazah

“Kami bukan anak yatim. Kami bukan anak jalanan. Kami punya orang tua yaitu pemerintah Intan Jaya. Itam Mirip adalah mahasiswa asal Intan Jaya yang kuliah di kampus Universitas Papua. Itam Mirip adalah generasi penerus Intan Jaya, bukan saja generasi suku Nduga atau marga Mirip,’ tegas mahasiswa.

Jika belum ada respon baik dari Pj.Bupati, Sekda dan Kabag Kesra sampai dengan hari minggu pagi maka mahasiswa Intan Jaya kota studi Manokwari akan mengumpulkan seluruh mahasiswa Intan Jaya dari 17 kota studi untuk menghadap Bapak Pj.Bupati Intan Jaya di kediamannya.

Nabirenet sudah mencoba menghubungi Pj.Bupati Intan Jaya melalui pesan Whatsapp, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada respon dari Pj.Bupati Intan Jaya.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.