Mahasiswa Intan Jaya Kota Studi Manokwari Apresiasi Bantuan dari Bapak Yoakim Mujizau dan Pemda Intan Jaya

Intan Jaya, Keluarga Besar Ikatan Mahasiswa Intan Jaya (IMIJ) Kota Studi Manokwari, Mahasiswa IV Kerukunan Intan Jaya, Ndugama, Timika dan Puncak serta Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala DPMK Intan Jaya, Bapak Yoakim Mujizau, S.STP, yang telah membantu pembiayaan carter pesawat untuk memulangkan jenazah mahasiswa asal Intan Jaya yang meninggal di Manokwari atas nama Itam Mirip.
Adapun bantuan biaya untuk mencarter pesawat tersebut sebesar Rp.69.705.000.- serta bantuan-bantuan lainnya.
Roni Loven Duwitau selaku Sekretaris Ikatan mahasiswa Intan Jaya sekaligus Ketua Tim pemulangan jenazah Almarhum Itam Mirip juga menyampaikan bahwa dirinya sangat bangga memiliki sosok Pemimpin seperti Bapak Yoakim Mujizau S. STP yang cepat bertindak tanpa bicara banyak atau basa basi ketika ada persoalan mendadak begini.
“Intan Jaya daerah konflik. Intan Jaya butuh sosok seperti Pak Yoakim mujizau yang berjiwa sosial dalam segala cuaca,” tutur Roni.
Mahasiswa juga mengucapkan terima kasih kepada Pj.Bupati Intan Jaya dan pemerintah Intan Jaya yang telah membantu dana duka sebesar 50 juta.
Selain itu, ucapan yang sama juga disampaikan kepada Bapak Maret Weya yang sudah membukakan pintu rumahnya untuk dijadikan posko dan memfasilitasi semua kebutuhan Tim Pemulangan Jenazah.
Sementara itu, Ketua Ikatan Mahasiswa Intan Jaya (IMIJ), Yance Mbusipa, menjelaskan perihal meninggalnya mahasiswa Intan Jaya atas nama Itam Mirip.
Saudara Itam Mirip sebelumnya dalam keadaan sehat. Tidak ada gejala-gejala sakit. Tiba-tiba almarhum kejang-kejang lalu sahabatnya Frans Sondegau memijit almarhum memakai daun gatal. Beberapa menit kemudian almarhum kembali kejang-kejang dan tifak bernafas lagi.
Almarhum kemudian diantar ke rumah sakit umum Provinsi Papua Barat untuk diperiksa dokter. Tetapi dokter mengatakan bahwa almarhum sudah meninggal.
[Nabire.Net]


Leave a Reply