INFO NABIRE
Home » Blog » Konsolidasi 6 Suku di Nabire, Aliansi Masyarakat Pesisir Siapkan Mubes

Konsolidasi 6 Suku di Nabire, Aliansi Masyarakat Pesisir Siapkan Mubes

(Konsolidasi 6 Suku di Nabire, Aliansi Masyarakat Pesisir Siapkan Mubes)
(Konsolidasi 6 Suku di Nabire, Aliansi Masyarakat Pesisir Siapkan Mubes)

Nabire, 2 Mei 2026 – Pertemuan konsolidasi masyarakat pesisir yang melibatkan enam suku di Nabire digelar sebagai langkah awal menuju pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes). Kegiatan ini berlangsung di kawasan Kalibobo pada Sabtu (2/5/2026).

Dewan Pendiri Aliansi Masyarakat Pesisir, Edy Wabes, menjelaskan bahwa konsolidasi ini melibatkan enam suku, yakni Wate, Yerisiam, Hegure, Umari (Teluk Umar), Goa (Gwoa/Napan), dan Mora.

“Pertemuan ini bagian dari konsolidasi untuk mempersiapkan agenda Musyawarah Besar. Hari ini kami akan membentuk panitia Mubes, dan setelah itu akan diumumkan secara resmi,” ujarnya.

Edy berharap keterlibatan generasi muda dan para senior dapat berjalan seiring dalam menyukseskan agenda tersebut.

“Kader muda sebagai penerus harus mampu berkolaborasi dengan para senior agar pelaksanaan Mubes berjalan maksimal sesuai harapan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Tokoh Adat pesisir, Hendrik Andoi menyampaikan bahwa selama ini masyarakat pesisir dan kepulauan dari enam suku tersebut masih berjalan sendiri-sendiri tanpa wadah bersama yang kuat.

Menurutnya, kehadiran Aliansi Masyarakat Pesisir menjadi inisiatif penting untuk menyatukan kekuatan dan aspirasi masyarakat lokal.

(Tokoh Adat pesisir, Hendrik Andoi)
(Tokoh Adat pesisir, Hendrik Andoi)

“Pertemuan ini difokuskan pada pembentukan panitia sebagai langkah awal, agar eksistensi enam suku ini bisa terlihat di tingkat kabupaten maupun provinsi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan Mubes yang direncanakan tahun ini sangat bergantung pada kesiapan panitia yang akan dibentuk.

Selain itu, Hendrik juga menyoroti posisi masyarakat lokal dalam dinamika pembentukan Provinsi Papua Tengah.

(Dewan Pendiri Aliansi Masyarakat Pesisir, Edy Wabes)
(Dewan Pendiri Aliansi Masyarakat Pesisir, Edy Wabes)

“Sebagai pemilik tanah di ibu kota provinsi, kami merasa belum sepenuhnya dilibatkan dalam berbagai proses. Ini menjadi pergumulan besar bagi masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Konsolidasi ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan enam suku serta memperjuangkan keterlibatan aktif masyarakat pesisir dalam pembangunan daerah, khususnya di Papua Tengah.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.