INFO NABIRE
Home » Blog » “Kondisi Anak Di Nabire Belum Bisa Dituntut Untuk Sekolah 5 Hari”

“Kondisi Anak Di Nabire Belum Bisa Dituntut Untuk Sekolah 5 Hari”

 

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan akan menerapkan kebijakan waktu sekolah lima hari dalam seminggu pada tahun ajaran 2017/2018 atau pada Juli 2017. Kebijakan ini diambil lantaran waktu belajar lima hari sudah cukup bagi pelajar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Nabire, Daniel Maipon SSTP, menegaskan, pemberlakukan sekolah lima hari belum bisa dilaksanakan di Nabire, dan hal tersebut sebagai kebijakan lokal.

Saat dimintai pendapatnya, Pengawas bidang SMA/SMK Dinas Pendidikan kabupaten Nabire, Ir. Ruth Widianti, kepada Nabire.Net (14/06) mengatakan, kebijakan pemerintah untuk memberlakukan 5 hari sekolah belum dapat direalisasikan di Nabire.

“Kebijakan pemerintah itu 5 hari sekolah, itu artinya proses belajar mengajar akan dilaksanakan hingga sore hari, tentunya hal ini belum bisa dilaksanakan di Nabire, karena kondisi anak di Nabire belum bisa dituntut seperti itu,” ujar Ir. Ruth Widianti.

Lebih jauh, Ir Ruth Widianti menambahkan, semua harus diperhatikan agar jika memang diberlakukan, semuanya sudah siap. Jika 5 hari sekolah diberlakukan, maka orang tua pun harus mengawasi anak-anaknya, karena memiliki waktu lebih banyak di luar sekolah. Pengawasan tersebut untuk menghindari anak-anaknya terjerumus pada kegiatan negatif.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.